Ramadhan 2020
MUTIARA RAMADHAN - Keuangan dan Ramadan
Virus ini tidak luput mewabahi Indonesia dan telah menyebabkan ratusan korban meninggal di awal Ramadhan tahun 1441 H ini.
Yulia SEI MAg
Dosen IAIN Pontianak
AKHIR-AKHIR ini dunia digemparkan dengan kehadiran virus corona atau covid-19.
Virus ini tidak luput mewabahi Indonesia dan telah menyebabkan ratusan korban meninggal di awal Ramadhan tahun 1441 H ini.
Tentu saja dengan hadirnya virus ini telah merubah tatanan hidup manusia di hampir seluruh dunia.
Awalnya punya pekerjaan menjadi tidak bekerja, awalnya berpenghasilan menjadi tidak berpenghasilan, awalnya gaji penuh menjadi terpotong sebagian.
Awalnya usaha lancar menjadi macet, awalnya bekerja full day menjadi part time, awalnya bisa melakukan banyak hal di luar sekarang menjadi di rumah saja.
Hal ini telah merubah tatanan hidup kita dan akan mempengaruhi keuangan keluarga tentunya. Ada yang siap dan ada juga yang tidak siap. Siap atau tidak siap keadaan ini harus dihadapi.
Sebetulnya banyak hikmah yang bisa diambil dari keadaan mewabahnya virus corona ini, walaupun berapa bulan belakangan gaji terpotong, penghasilan terhenti, tidak bisa kemana-mana, usaha macet, namun kita juga bisa merubah tatanan kehidupan kita.
Kita yang menentukan seperti apa perubahan hidup kita akan diarahkan. Ada yang berpendapat bahwa dengan di rumah saja pengeluaran semakin membengkak, namun ada juga yang berpendapat justru dengan di rumah saja mengeluaran semakin menurun.
Seperti yang saya sampaikan tadi bahwa semuanya tergantung kearah mana kita mengarahkan perubahan tatanan kehidupan kita.
Apalagi di bulan Ramadhan seharusnya kita bisa mengatur keuangan dalam keluarga.
Keuangan yang saya maksud dalam tulisan ini adalah lebih kepada mengatur keuangan keluarga di bulan Ramadhan dalam menghadapi perubahan tatanan hidup yang ditimbulkan oleh pandemi covid-19.
Bulan Ramadhan seharusnya kita bisa meminimalisir pengeluaran keuangan keluarga, namun yang terjadi justru di bulan Ramadhan pengeluaran membengkak.
Mungkin selama ini kita punya persediaan lebih sehingga tanpa kendala untuk membeli apa saja yang diinginkan, namun dengan akibat yang ditimbulkan pandemi ini tentu saja mempengaruhi keadaan keuangan kita.
Inilah saatnya kita mencoba untuk lebih mengefisienkan pengeluaran dengan memilih barang yang hanya diperlukan saja, membeli makanan seperlunya.
Seberapa perlu kita, hanya kita tahu. Setiap keluarga punya tingkat kebutuhan dan keperluan yang berbeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/yulia-sei-mag.jpg)