Bebas Karena Program Asimilasi, Narapidana Ini Pilih Jualan Minuman Soda di Singkawang

RS memulai hidup barunya dengan membuka usaha jualan minuman bersoda bersama narapidana lain yang juga mendapatkan program asimilasi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Narapidana yang bebas berkat program asimilasi RS (32) saat ditemui Petugas dari Humas Kemenkumham Kalbar ditempat usaha barunya, Senin (18/5/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Program asimilasi masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat, hal tersebut dikarenakan berberapa narapidana yang bebas berkat program asimilasi kembali berulah dan tertangkap.

Namun, tak sepenuhnya bedampak negatif, program tersebut juga memberikan berberapa narapidana kesempatan untuk memulai lembaran hidup baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Adalah pria berinisial RS (32), seorang narapidana Rutan Kelas II Pontianak yang dirumahkan pada tanggal 2 April 2020 lalu dan masih dibimbing oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas).

RS memulai hidup barunya dengan membuka usaha jualan minuman bersoda bersama narapidana lain yang juga mendapatkan program asimilasi.

PROMO ALFAMART Hari Ini - Buruan Belanja Kebutuhan Idul Fitri, Ada Diskon Produk Makanan & Minuman

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalbar, Suprobowati mengungkapkan, bahwa RS dan teman-temannya dapat dijadikan contoh untuk seluruh warga binaan.

Baik yang sudah mendapatkan asimilasi, ataupun masih menjalani hukuman di Lapas dan Rutan.

“RS dan teman-temannya ini seolah nunjukin kepada masyarakat, ini loh salah satu bukti bahwa kami ingin kembali diterima. Tidak ada manusia yang bebas dari kesalahan,” ujar Suprabowati, Senin (18/5/2020).

Ia juga menjelaskan, bahwa narapidana yang diberikan asimilasi dan integrasi tersebut tidak serta merta dibebaskan begitu saja.

“Secara berkala mereka dipantau oleh teman-teman PK melalui video call untuk diberikan bimbingan dan binaan, atapun untuk sekedar mengetahui keberadaan narapidana tersebut," jelasnya.

Saat ditemui tim Humas Kemenkumham Kalbar di tempat usahanya, RS mengatakan bahwa dirinya dan teman-teman yang lain merasa sangat beruntung bisa mendapatkan program asimilasi ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menjalankan program asimilasi di rumah,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini RS juga mengajak teman-teman narapidana dan mantan narapidana untuk berubah bersama-sama menjadi lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan-kesalahan dimasa lalu. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Rizki Kurnia
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved