Kisah Pembangunan Masjid Istiqlal, Presiden Pertama dan 'Si Anak Pendeta'

"Pembuatnya seorang nasrani protestan Friedrich Silaban. Didaulat sebagai pemenang. Dia dikasih keutamaan sebagai pembuat masjid ini. Diberi keleluasa

Tayang:
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Jamaah bersiap sholat Isya di penghujung bulan Ramadhan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2013). Bulan Ramadhan dipergunakan sebaik-baiknya oleh umat Islam untuk mencari pahala, antara lain dengan membaca Al Quran, beriktikaf, dan shalat tarawih. (Kompas/Agus Susanto) 

JAKARTA - Masjid Istiqlal merupakan simbol kerukunan antar umat beragama di Indonesia. 

Masjid ini pun berdekatan dengan Gereja Katedral. Berdiri di atas lahan seluas 9,5 hektar.

Ir Soekarno, Presiden pertama Indonesia menggelar sayembara membuat desain maket Masjid Istiqlal pada tahun 1955 di Istana Bogor.

Kala itu, Soekarno mencari seorang arsitek. Yang dapat membangun masjid, sebagai simbol kerukunan antar umat beragama.

Masjid Istiqlal dibangun di antara dua kanal Kali Ciliwung. Dinding masjid berlapis batu marmer putih.

Dengan menara setinggi 6.666 sentimeter sesuai dengan jumlah ayat Al Quran.

Ujung menaranya terbuat dari kerangka baja setinggi 30 meter melambangkan 30 juz dalam Al Qur'an.

Terdapat tujuh pintu masuk ke dalam Masjid Istiqlal. Tujuh pintu memiliki nama asmaul husna, dari pintu utama bernama Al Fattah, As Salam dan Ar Rozzaq.

Selanjutnya bernama Al Quddus, Al Malik, Al Ghaffar, dan Ar Rahman.

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Beri Materi di Pertemuan Pastor Keuskupan Agung Pontianak

SHOLAT Jumat di Istiqlal Ditiadakan, Lihat Fatwa Lengkap MUI | Termasuk Pengurusan Jenazah Covid-19

Angka tujuh juga diambil sebagai tanda bahwa ada tujuh lapisan langit kosmologi alam semesta Islam, serta terdapat tujuh hari dalam seminggu.

Dibalik serba-serbi Masjid Istiqlal itu, ada sosok Friedrich Silaban.

Pria kelahiran Bonandolok, Sumatera Utara, penganut Kristen Protestan dan anak seorang pendeta.

"Pembuatnya seorang nasrani protestan Friedrich Silaban. Didaulat sebagai pemenang. Dia dikasih keutamaan sebagai pembuat masjid ini. Diberi keleluasaan untuk mengeksplor," ujar Staf Protokol Masjid Istiqlal, Didi Hadian kepada Tribun.

Didi bercerita pemancangan tiang pertama sebagai penanda dimulainya pembangunan dilakukan pada 24 Agustus 1961, bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.

Musabab situasi politik ketika itu, proses pembangunan Masjid Istiqlal butuh waktu 17 tahun hingga akhirnya masjid resmi pada 22 februari 1978.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved