Virus Corona Masuk Kalbar

Pasien Positif Corona Bertambah, Pemkab Sintang Tambah Ruang Isolasi Mandiri

Untuk ruang isolasi mandiri di RSUD Ade M Djoen Sintang, dikhususkan bagi OTG yang sudah terkonfirmasi positif corona.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Anwar
Tinjau ruang isolasi: Bupati Sintang, Jarot Winarno meninjau ruang isolasi mandiri yang disiapkan bagi OTG dengan konfirmasi positif corona di RSUD Rujukan Ade M Djoen Sintang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pemerintah Kabupaten Sintang berencana menambah ruang isolasi mandiri, baik yang ada di Mes Diklat BKPSDM, maupun di RSUD Ade M Djoen Sintang.

Bilik isolasi di Mes Diklat BKPSDM, komplek gedung serbaguna, disiapkan untuk warga OTG dengan hasil test reaktif sembari menunggu hasil swab PCR.

Tidak semua OTG menjalani isolasi di tempat yang disediakan pemerintah, sebagian menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing masing dengan ketentuan disiplin dan menandatangani surat pernyataan.

Tim Gugus Tugas Kota Pontianak Terus Bekerja Keras Tekan Penyebaran Covid-19

Untuk ruang isolasi mandiri di RSUD Ade M Djoen Sintang, dikhususkan bagi OTG yang sudah terkonfirmasi positif corona.

Seperti tiga OTG kluster Magetan yang baru saja diumumkan positif corona, ketiganya langsung dipindahkan ke rumah sakit.

Apabila ada PDP yang punya gejala berat, akan dirawat di ruang isolasi khusus.

Hingga saat ini, ada ada lima OTG yang terkonfirmasi positif corona di Kabupaten Sintang.

Bupati Sintang, Jarot meminta gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 menambah ruang isolasi, baik di mes diklat, maupun di sumah sakit.

"Gugus tugas harus siap antisipasi penambahan ruang isolasi mandiri. Kapasitas 34 kamar yang ada saat ini kurang," pinta Jarot.

Menurut Jarot, upaya penelusuran, rapid test dan isolasi strateginya sudah dilakukan.

Hal itu harus terus dilakukan, mengingat 86 persen covid-19 tanpa gejala.

Apabila tidak ditemukan akan sulit ditanggulangi dan rentan menularkan ke yang lain.

"Semuanya berpotensi menularkan, (rapid test reaktif) jangan ada stigma, itu bukan corona, hanya rapid test. Yang positif sudah kita telusuri lebih dulu dan isolasi. Terus lakukan telusur dan test, supaya masyarakat aman," pinta Jarot. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved