Hikmah Ramadan

Waspadai Enam Penyakit Kambuhan saat Berpuasa, Ini Saran dari Dokter Muda Wadir RS Untan Pontianak

Hal ini disampaikan Wakil Direktur Rumah Sakit (RS) Universitas Tanjungpura Pontianak, dr Eka Ardiani Putri MD.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Didit Widodo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA/KOLASE
Wadir RS Untan dr Eka Ardiani Putri MD 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Oki

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Sejumlah manfaat kesehatan bisa diperoleh seseorang dari ibadah puasa. Berpuasa bisa memberi kesempatan bagi tubuh untuk melakukan detoksifikasi, menurunkan inflamasi atau radang, dan melawan obesitas.

Hal ini disampaikan Wakil Direktur Rumah Sakit (RS) Universitas Tanjungpura Pontianak, dr Eka Ardiani Putri MD.

Namun begitu, ada beberapa penyakit kambuhan pada saat menjalani puasa Ramadan yang harus diwaspadai setiap muslim yang tengah menjalani puasa.

“Ada enam jenis penyakit yang sering kambuh pada saat puasa Ramadan, di antaranya asam lambug, diare, hipoglikemia, konstipasi, anemia dan halitosis,” tuturnya, Selasa (12/5/2020).

Ternyata Puasa Itu Menyehatkan, Nazla Sarankan Olahraga Ringan

Bagaimana Cara Menjaga Amanah atau Titipan yang Diberikan Kepada Kita? Jawaban Tugas TVRI Kelas 1-3

Ia menjelaskan, pertama, asam lambung / gastritis / dispepsia/ gerd/ atau maag, sering muncul akibat perubahan pola dan waktu makan secara drastis dan tiba-tiba. Apalagi mengkonsumsi makanan yang berbumbu ekstra. "Jadi ketika perut yang kosong selama berpuasa bisa membuat asam lambung meningkat," imbuhnya.

Kedua, diare. Penyakit ini merupakan gangguan kesehatan lain akibat mengkonsumsi makanan yang pedas, atau tidak bersih/kotor.

"Terlalu sering mengkonsumsi makanan yang sangat pedas dan berlemak juga bisa menyebabkan diare. Makanan terlalu pedas bisa membuat lambung terkejut, sedangkan makanan berlemak sulit dicerna, sehingga bila dikonsumsi berlebihan bisa memicu buang-buang air besar," jelas dokter muda ini.

Ketiga, Hipoglikemia, dikatakan dr Eka bahwa gejala hipoglikemia dapat dilihat dari kondisi badan mulai lemas, gelisah berdebar, mual dan muntah, serta nyeri kepala.

"Makanya sering mendengar ungkapan ‘berbukalah dengan yang manis-manis’. Kita dianjurkan untuk mengkonsumsi sesuatu yang manis agar kembali pulih,” bebernya.

Keempat, Konstipasi/ Sembelit. Saat menjalani ibadah puasa perlu berhati-hati agar dapat menjaga pencernaan. Penyakit Konstipasi ini timbul dikarenakan adanya gangguan penercanaan dalam tubuh seseorang.

"Usahakan selalu mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran yang mengandung banyak serat. Usahakan juga minum air mineral minimal 30ml-50ml/kg BB per hari mulai dari buka puasa sampai sahur," tuturnya.

Kelima, Tekanan Darah Rendah atau disebut anemia. Seseorang rentan mengalami tekanan darah rendah sehingga menjadikan tubuh jadi terasa lemas, lesu, tidak bertenaga, pusing, bahkan bisa pingsan.

Keenam, Bau Mulut atau Halitosis, tentu pada saat menjalani puasa banyak orang yang tidak bisa terhindar dari bau mulut atau halitosis.

"Kebiasaan tidak sehat seperti jarang menggosok gigi, mengonsumsi makanan beraroma tajam juga bisa memperparah bau mulut. Maka rajinlah melakukan perawatan gigi dengan mensikat gigi dengan teratur," tambahnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved