Suriansyah Harap Data Penerima Bantuan Sosial Tunai Kemensos di Kalbar Valid
Sejauh ini dari 200 ribu KPM Se-Kalbar Bansos Tunai yang sudah tersalurkan untuk bulan pertama yakni sudah tersalurkan kepada 179 ribu lebih KPM
Penulis: Anggita Putri | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Data Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat menyatakan bahwa untuk total penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos di Kalbar berjumlah 200 ribu untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Se-Kalbar.
Sejauh ini dari 200 ribu KPM Se-Kalbar Bansos Tunai yang sudah tersalurkan untuk bulan pertama yakni sudah tersalurkan kepada 179 ribu lebih KPM yang tersebar di Kabupaten Kota di Kalbar.
Anggota Dewan Provinsi Kalbar , Suriansyah mengatakan sangat menyambut baik dengan adanya bantuan dari Kemensos karena memang banyak sekali warga terdampak pandemi Covid-19 di Kalbar.
• Update Covid-19 di Sanggau, Berikut Jumlah ODP dan Orang Selesai Dalam Pemantauan
Namun ia mengatakan dengan catatan data yang digunakan harus benar- benar valid.
Sehingga tidak menimbulkan permasalahan di lapangan pada saat penyalurannya.
“Karena kita diketahui bahwa data yang ada itu tidak terlalu akurat.
Hal inilah yang perlu diperhatikan,” ujarnya, Senin (11/5/2020).
Ia mengatakan tidak banyak berharap tehadap data lain kecuali dari data desa yakni dari tingkat paling bawah, karena data desa lah yang dianggap paling aktual dan harus diasumsikan yang paling aktual .
“Jadi bagi seluruh kepala desa kami imbau untuk memberikan data seaktual mungkin.
Sehingga tidak menimbulkan permasalahan, karena kalau data tidak aktual di lapangan pasti akan ada masalah seperti ketidakpuasan masyarakat bagi warga yang menerima dan ada sebagian yang tidak menerima,” jelasnya.
• RANGKUMAN Lengkap Soal Jawaban TVRI Kelas 1-3 SD, 4-6 SD, SMP, SMA Selasa 12 Mei 2020
Ia mengimbau untuk pihak desa agar memberi data seaktual mungkin supaya tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.
Jadi desa harus selalu melakukan update data dan disesuaikan dengan kondisi saat ini.
Memang untuk tenaga kerja yang terdampak itu sepertinya yang belum terdata dan harus ada pembaharuan data kembali dan menyesuaikan saat ini bagi warga yang terdampak covid-19.
“Jadi dari tingkat Desa, Kabupaten sampai kota pun harus mempunyai data secara update terkait masyarakat yang terdampak covid-19 yang dibuat secara objektif dan data itulah yang bisa digunaksn untuk memberikan bantuan,” pungkasnya.(*)
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pengukuhan-tim-prabowo5.jpg)