Warga Resah, Dua OTG Singkawang Positif Covid -19
Informasi ini kami terima dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat pada Kamis (7/5/2020) melalui sambungan telepon," kata Barita
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Didit Widodo
Laporan Wartawan Tribun Pontianak , Riski
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGAKWANG - Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang dr Barita, selaku Humas dan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Singkawang, menyampaikan keterangan pers terkait informasi dua warga Singkawang yang terkonfirmasi positif Covid-19.
"Informasi ini kami terima dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat pada Kamis (7/5/2020) melalui sambungan telepon," kata Barita, Jumat (8/5/2020).
• Sambas Perketat Pintu Masuk Wilayah, Pemkab Siap Patroli Tiga Kali Sehari
• Viral Isu Kiamat Terbantahkan, Ini Penjelasannya
Barita mengungkapkan dua orang yang terkonfirmasi covid-19 yaitu seorang wanita berstatus orang tanpa gejala (OTG) berusia 37 tahun dengan Rapid Test Reaktif dan dilakukan swab pada 14 April 2020. Kemudian hasil swab keluar pada 7 Mei dan dinyatakan terkonfirmasi positif.
Kemudian seorang wanita status OTG berusia 63 tahun dengan Rapid Test Non Reaktif dan dilakukan swab pada 15 April 2020. "Ternyata hasil swab keduanya dinyatakan terkonfirmasi positif covid 19 berdasarkan hasil yang diterima pada 7 Mei 2020)," ungkapnya.
Terhadap kedua terkonfirmasi positif tersebut akan segera dilakukan penanganan dan perawatan secara intensif di RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang.
"Kemudian semua yang telah kontak erat dengan keduanya akan dilakukan pemeriksaan Rapid Test dan pengambilan swab," ujarnya.
Wanita lainya telah berumur 63 tahun dengan hasil rapid test non-reaktif, kemudian dilakukan swab pada 15 April lalu dan hasilnya terkonfirmasi positif pada 7 Mei.
Dokter Barita menuturkan kedua wanita terkonfirmasi positif tersebut akan dilakukan penanganan dan perawatan secara intensif di RSUD Abdul Aziz Singkawang.
Ia juga menuturkan, semua kontak erat dengan kedua terkonfirmasi positif tersebut dilakukan pemeriksaan rapid tes dan swab.
Hingga saat ini, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Singkawang adalah 12 orang, sebelumnya sempat berkurang menjadi 10 orang setelah dua orang diperboleh kan pulang, namun terjadi penambahan kembali dua orang, sehingga total PDP tertap 12 orang.
Terkonfirmasi positif bertambah dua orang, sebelumnya tujuh orang, kini menjadi sembilan orang, dengan tiga dinyatakan sembuh dan enam dirawat. Sedangkan OTG masih tetap di angka 154 orang.
Ia juga mengungkapkan dengan adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif di Kota Singkawang, diimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik.
"Kami menghimbau seluruh masyarakat di Kota Singkawang untuk semangkin meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 dan selalu menjaga kesehatan dan selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19 seperti menjaga physical distancing, gunakan masker, mencuci tangan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat," tukasnya.
Febri Andika (23), warga Singkawang mengaku khawatir dengan perkembangan Covid-19 di Singkawang. Ia berharap pemerintah harus lebih tegas dalam penanganan kasus Covid-19 di Singkawang.
"Peran Pemerintah memang harus lebih tegas lagi dalam menangani kasus Covid-19, perkembangan terakhir kan OTG, artinya dia ndak ada gejala dan terlihat sehat. Kalau OTG itu sebelumnya ndak tau dia terkonfirmasi positif, dia kan pasti jalan-jalan keluar, berinteraksi dengan orang lain, kan berbahaya juga untuk orang sekitarnya," tegas Febri.