Habib Ridho: Hari Jumat Sayyidul Ayyam, Penuh dengan Kebaikan
Hari Jumat, adalah hari sayyidul ayyam yang penuh dengan kebaikan, maka ambil hikmahnya saja, kita berpikir yang baik-baik saja,
Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kekhawatiran masyarakat yang diinformasikan akan terjadi suara dentuman yang sangat dahsyat pada malam 15 Ramadan menjadikan kepanikan bagi masyarakat.
Selain masyarakat dikhawatirkan oleh bahayanya virus corona (covid-18) juga ditambah dengan informasi yang yang velum pasti kebenarannya dan bahkan membawa nama Hadits Nabi.
Sedangkan menurut para ulama bahwa hadits yang menyatakan bahwa 15 Ramadan kali ini akan terjadi dentuman dahsyat dan diikuti oleh dukhan, serta perpecahan dan pertumpahan darah itu merupakan hadits dhoif.
Dalam hadist dhoif tersebut dijelaskan bahwa kejadian tersebut bertepatan pada 15 Ramadan tepatnya pada malam Jumat dan diketahui bersama bahwa 15 Ramadan 1441 Hijriyah kali ini sesuai dengan pernyataan hadits tersebut.
• Niat Sahur Puasa Ramadhan dan Doa Buka Puasa Ramadan
Namun hingga sejak kini fakta dan keautentikan hadits tersebut belum dinyatakan kebenarannya.
Dengan demikian, Pengasuh Majelis Cinta Rasul Ar-Ridho sekaligus penasehat Nahdlarul Ulama Kalbar, Habib Abdullah Ridho Bin Yahya menuturkan agar masyarakat tidak terlalu panik menanggapi hal tersebut.
Dan bahkan dijelaskannya yang perlu dilakukan oleh umat islam untuk mengambil hikmah dari bulan Ramadan kali ini.
"Bahwa Rasul pernah menyampaikan bahkan hadits ini disampaikan oleh Imam Bukhari bahwa hari yang terbaik itu adalah dimana matahari terbit pada hari jumat dan Nabi Adam AS. diciptakan dan di masukan kedalam surga dan dikeluarkannya dari surga," jelasnya.
"Hari Jumat, adalah hari sayyidul ayyam yang penuh dengan kebaikan, maka ambil hikmahnya saja, kita berpikir yang baik-baik saja," tutur Habib Ridho dengan penuh kelembutan.
Menurutnya kepanikan masyarakat terkhusus umat islam hanya membawa kepada jalan yaang kurang efesien dalam menjalani aktifitas kehidupan.
"Kepanikan itu hanya membuat akal sehat kita berkurang, kepanikan hanya membuat kita tidak bisa bepikir jernih, kepanikan juga membuat kita tidak mempunyai semangat untuk melaksanakan aktifitas apalagi saat ini kita sedang dilanda wabah covid-19," jelas Ridho.
• THR Ditunda Dapat Izin Pemerintah, Berikut 7 Aturan Pemberian THR Idul Fitri 1441 H
Habib Ridho yang selalu berusaha untuk memberikan motivasi kepada masyarakat, terkhusus umat islam agar tetap pada kondisi yang tenang dan bertawakkal kepada Allah.
Hal itu dikatakannya sejak jauh-jauh hari sebelum bulan Ramadan.
"Jangan berpikiran jauh kesitu, saya berusaha untuk terus memberikan semangat kepada teman-teman bahwa Insya Allah tidak akan terjadi apa-apa dan berkali-kali hal ini saya sampaikan dari sebelum Ramadan," pungkas Habib Ridho.
Diceritakannya, sekalipun peristiwa hari kiamat itu terjadi, tentu umat islam yang beriman kepada Allah tidak lah mengalaminya. "Dan itu hanya dialami oleh orang-orang kafir, musyrik, munafik yang melihatnya," lanjutnya.