Kerjasama dengan Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan, Bujang Kurir Berikan Layanan Sembako Murah
Riszky Ramadhan mengaku terinspirasi karena saat tahun 2015 masih minimnya jasa pengantaran di Kota Pontianak.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bujang kurir merupakan satu diantara aplikasi jasa pengantaran yang dimiliki oleh putra daerah asal Kalbar yaitu Riszky Ramadhan S.Psi.,M.A.
Dalam kesehariannya, ia yang juga mengajar sebagai seorang dosen Psikologi di Universitas Muhammadiyah Pontianak.
Riszky Ramadhan mengaku terinspirasi karena saat tahun 2015 masih minimnya jasa pengantaran di Kota Pontianak.
"Kita berdiri dari tahun 2015, saat itu saya bersama teman-teman saya sepakat membentuk aplikasi layanan pesan-antar pribadi (Personal Delivery Order Service) yang diberi nama Bujang Kurir," katanya pada Tribun melalui via WhatsApp.
Sebelumnya, Riszky mengatakan bahwa ia terinspirasi saat berada di pulau Jawa dimana adanya jasa pengantaran yang memudahkan masyarakat untuk mengirim apapun melalui jasa pengiriman dari satu aplikasi.
• Kolaborasi dengan Gapura Digital, AKPKM UPB Pontianak Gelar Seminar Marketing Online Gratis
"Melalui adanya jasa pengiriman ini, saya melirik pasar di Pontianak begitu bagus. Sehingga saya akhirnya yakin, setelah menempuh kuliah saya mencoba membentuk aplikasi dahulu. Proses waktu yang berjalan tidak berlangsung lama, saya konsep semua, dan meminta bantuan teman-teman IT untuk membuat aplikasinya yang bisa di download di Play store," ujarnya.
Bujang Kurir didirikan dengan bermodalkan sebuah ponsel Android dan niat yang kuat untuk mendirikan usaha. Rizky Ramadhan, alumni Magister Psikologi UGM ini mengajak dua temannya, Adam dan Reza, untuk mendirikan , pada tanggal 18 Juni 2015 bertepatan dengan 1 Ramadan 1436 H.
Diyakininya, banyaknya gerai rumah makan juga menjadi alasannya untuk membantu masyarakat agar memudahkan mereka memesan tanpa ribet. Dengan tagline ‘adek pesan abang antar’, Rizky berani menjamin layanan sampai dalam satu hari.
Jenis order yang dilayani oleh para bujang (sebutan bagi para kurir yang semuanya laki-laki) yaitu antar dokumen, pembelian tiket XXI, antar kue (makanan), hingga pembayaran pajak. Bujang Kurir mampu menjamin order tiba di rumah konsumen dengan selamat.
Setelah berdiri kurang lebih selama 5 tahun, dirinya tetap optimis menjalankan dan mengembangkan usahanya hingga aoada akhirnya bisa bekerjasama dengan instansi pemerintah dalam hal kebutuhan makanan pokok.
"Saat ini kita sudah berkembang hingga membentuk sembako murah untuk masyarakat. Bujang kurir juga bekerjasama dengan industri rumahan dan UMKM di Kota Pontianak," tutur Riszky Ramadhan
Adapun sembako murah ini bekerjasama dengan Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Provinsi Kalbar, yang juga gabungan dari Toko Tani Indonesia Center (TTIC) dengan tujuan untuk memudahkan pelanggan TTIC, agar mendapatkan sembako yang murah dari Gapoktan yang ada di Kota Pontianak dan Kuburaya.
"Kerjasama ini berlaku selama 1 tahun kedepannya, TTIC juga berperan dalam situasi sekarang agar masyarakat bisa mendapatkan sembako murah untuk kebutuhan sehari-hari. Mulai aktif dari tanggal 27 April lalu," sebut Riszky Ramadhan.
Kian efektif, pemesanan sembako murah yang dapat dipesan langsung oleh para petani dengan harga yang terjangkau, bisa melalui aplikasi via Bujang Kurir saja.
• FOTO: Suasana Pelabuhan Dwikora Pontianak Tampak Sepi Pemerintah Berupaya Putus Mata Rantai Covid-19
Caranya menjadi efektif dengan mengikuti langkah berikut ini, pertama, download aplikasi Bujang Kurir di Play Store, masukkan data diri dan alamat, klik banner toko tani, serta pilih mana yang dibutuhkan.