Wabah Virus Corona

CORONA Covid-19 Amerika Lebih 'Ganas' dari Perang Vietnam | Lewati Jumlah Korban Perang 11 Tahun

angka kematian warga Amerika Serikat selama kampanye perang Vietnam dari 1964-1975 tercatat di angka 58.220 jiwa.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/INSTAGRAM @GOLDMYNETTV/INSTAGRAM @THEWARINVIETNAM/KOLASE
NGERI !, Kematian Akibat Corona Covid-19 Amerika Serikat Lewati Angka Korban Tewas Perang Vietnam 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pandemi global akibat infeksi virus Corona jenis baru, SARS-CoV-2 menjadi pukulan keras bagi Amerika Serikat

Virus mematikan yang pertama kali diketahui muncul di Wuhan China itu, kini terus menjadi bak teror kematian bagi warga di negara berjuluk Negeri Paman Sam itu. 

Korban kematian akibat keganasan virus corona di AS pada Selasasa (28/4/2020) diketahui bahkan telah melebihi jumlah warga Amerika Serikat yang terbunuh dalam Perang Vietnam.

Menurut perhitungan situs Thewuhanvirus.com, saat ini, jumlah kasus infeksi positif Corona di Amerika Serikat telah mencapai lebih dari 1 juta kasus.

China Vs Amerika Serikat, 2 Kekuatan Laut Bersitegang di Perairan Dekat Wilayah Vietnam & Indonesia

Sementara, jumlah warga Amerika yang meninggal dunia akibat positif Covid-19 di Amerika Serikat (AS) dikutip dari sumber yang sama hingga Rabu (29/04/2020) ini telah mencapai 59.266 jiwa.

Sementara itu, angka kematian warga Amerika Serikat selama kampanye perang Vietnam dari 1964-1975 tercatat di angka 58.220 jiwa. 

Jumlah kematian terbesar warga Amerika Serikat dalam berbagai peristiwa besar sejak beberapa dekade lalu
Jumlah kematian terbesar warga Amerika Serikat dalam berbagai peristiwa besar sejak beberapa dekade lalu (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/NATIONAL GEOGHRAPHIC)

Dengan demikian, kematian yang diakibatkan virus Corona Covid-19 di Amerika Serikat saat ini sudah melebihi jumlah warga Amerika Serikat yang menjadi korban di perang Vietnam yang berlangsung 11 tahun itu. 

Dikutip dari Reuters, jumlah kasus kematian di AS itu terbilang melonjak dua kali lipat hanya dalam 18 hari. 

Jumlah itu juga merupakan sepertiga dari total semua kasus infeksi di dunia.

Jumlah aktual kasus dianggap lebih tinggi, di mana pejabat kesehatan masyarakat negara bagian memperingatkan bahwa kekurangan pekerja terlatih dan terbatasnya kapasitas pengujian.

Halaman
123
Editor: Ishak
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved