KABAR DUKA Wali Kota Tanjungpinang Meninggal Dunia Setelah 17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19
Kabar meninggalnya Syahrul dibenarkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tjetjep Yudiana.
"Saat ini kami sedang memesan untuk 20.000 specimen. Distributor menjanjikan barang datang pekan depan. Kebutuhan tersebut sudah disediakan anggarannya oleh Pemprov Kepri dan Pemko Batam," jelas Tjetjep.
Istri Syahrul dan dokter pribadi Syahrul masuk kasus positif 19 dan kasus positif 20 Covid-19 di Kota Tanjungpinang.
Pasien kasus 19 merupakan seorang perempuan, berusia 53 tahun, beralamat di Sei Ladi Kecamatan Tanjungpinang Kota, dengan inisial Ju.
Kasus ini berkaitan dengan kasus 13 yang terkonfirmasi.
Saat ini dia dirawat di RSUP Kepri Raja Ahmad Tabib Kota Tanjungpinang.
Berdasarkan anamnesis, pasien pernah melakukan perjalanan ke Sumatera Barat (Sumbar) dan ke Batam dalam 3 minggu terakhir. Saat ini kondisi stabil.
Sedangkan pasien positif nomor 20 adalah seorang laki-laki berusia 36 tahun, dengan inisial DF. Dia adalah pekerjaan swasta yang beralamat di Tanjungpinang Barat.
Pasien tidak mempunyai riwayat perjalanan keluar kota dalam 1 bulan terakhir, namun yang bersangkutan merawat kasus 13 di rumah selama kurang lebih 1 minggu.
Kasus ini berkaitan erat dengan kasus 13 dan kasus nomor 19 sehingga dimasukkan dalam klaster yang sama. Saat ini kondisi yang bersangkutan dalam kondisi stabil.
Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul BREAKING NEWS, Innalillahi Wako Tanjungpinang Syahrul Wafat karena Covid.