Ramadhan

Ikhlas Beribadah dari Rumah, Ini Amalan Yang Disampaikan Habib Nizar

Namun karena adanya wabah yang sangat berbahaya ini umat Islam dihimbau agar melaksanakan ibadah berjamaah dirumah saja.

Tayang:
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Muhammad Rokib
Pimpinan Majelis Ahbabul Mustofa Kalimantan Barat, Habib Nizar Bin Qosim Bin Yahya yang juga alumni Pondok Pesantren Darul Mustofa Yaman, saat ditemui wartawan Tribun di Ponpes Darunna'im, Jalan Ampera Pontianak, Kalbar, Selasa (28/4/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Pimpinan Mejelis Ahbabul Mustofa Kalimantan Barat, Habib Nizar Bin Qosim Bin Yahya menyampaikan agar umat Islam bisa mengerjakan ibadah dengan ikhlas meskipun ibadah yang dikerjakan hanya bisa dikerjakan dirumah masing-masing lantaran covid-19.

Ibadah berjamaah secara masing-masing ditengah wabah virus corona yang saat ini melanda dunia, terkhusus di Kalbar tentu menggangu aktivitas ibadah umat Islam, terutama pada bulan Ramadan ini yang notabennya diidentik bahwa umat Islam mengerjakan ibadah secara berjamaah di masjid.

Namun karena adanya wabah yang sangat berbahaya ini umat Islam dihimbau agar melaksanakan ibadah berjamaah di rumah saja.

Lebih lanjut, Habib Nizar juga menjelaskan tentu dengan perubahan kebiasaan beribadah berjamaah tersebut menjadikan umat Islam merasakan ketidaknyamanan.

Kendati demikian Habib Nizar menuturkan agar umat Islam bisa mengikhlaskan kenyataan yang terjadi saat ini, sebab wabah ini bukan disengaja datang dari manusia, melainkan ini ujian dari Allah SWT.

Bupati Citra Keluarkan Edaran untuk Tempat Hiburan di Kayong Utara Selama Ramadan dan Pandemi Corona

“Ramadan yang diidentik dengan keramaian, namun kali ini harus beribadah di rumah saja. Maka ikhlaskan ibadah yang dikerjakan dan niatkan karena Allah SWT. Karena apabila diniatkan karena Allah, In Syaa Allah dimanapun tempat ibadah kita, maka kita akan ikhlas dan semangat,” tutur Habib Nizar yang merupakan alumni Pondok Pesantren Darul Mustofa Yaman saat ditemui wartawan Tribun di Pondok Pesantren Darunna’im Jalan Ampera, Pontianak, Kalbar, Selasa (28/4/2020).

“Karena taqwa itu didalam hati, menjadikan Allah itu berada didalam hatinya, maka akan terus mengingat Allah SWT dimanapun berada dan akan istiqomah dalam ibadahnya,” imbuhnya.

Diterangkannya bahwa adanya wabah yang melanda ini tentu harus diambil hikmahnya, tanpa mengeluhkan dan mengekang dengan pendapat sendiri.

“Kita ambil hikmahnya saja, apapun yang diturunkan oleh Allah kepada kita baik dan buruknya, kita ambil hikmahnya. Mungkin dengan adanya virus corona ini agar kita lebih mendekatkan diri kepada Allah, beribadah lebih khusuk dan mungkin agar lebih dekat dengan keluarga dirumah,” jelas santri Habib Umar Bin Hafidz tersebut.

Ia juga mengharapkan masyarakat, umat islam pada khususnya agar bisa bersama-sama membantu pemerintah untuk mencegah covid-19 ini, serta mentaati himbauan dari Majelis Ulama Indonesia tentang pelaksanaan ibadah berjamaah dirumah saja.

Hal itu dikatakannya berlandasan pada ayat Al-Qur’an surah An-Nisa ayat 59 tentang perintah Allah kepada manusia agar mentaati Allah dan RasulNya, serta Pemerintah.

Sebagaimana ayat tersebut berbunyi yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan kepada para pemimpin di antara kamu. Kemudian jika kamu berselisih pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah dan RasulNya, jikabenar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir. Yang demikian itu lebih utama dan lebih baik akibatnya.” (QS. An-Nisa:59) ucap Habib Nizar saat membacakan ayat tersebut.

Ikhtiar dan Doa Adalah Upaya Untuk Menguatkan Diri Agar Terhindar Dari Wabah Covid-19

Kemudian, Habib Nizar pun juga menyampaikan amalan-amalan yang harus dilakukan oleh umat Islam agar bisa menguatkan diri dan agar terhindar dari wabah pandemi covid-19, terkhusus pada bulan Ramadan yang penuh barokah dan penuh ampunan ini.

Ada dua amalan yang disampaikan oleh Habib Nizar, diantaranya ikhtiar dalam artian melakukan upaya pencegahan penyebaran covid-19. Kemudian yang kedua ialah berdoa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved