Wabah Virus Corona
Pengusaha Alat Kesehatan Singapura Ini Tambah Harta Rp 15,6 Triliun/Bulan di Tengah Pandemi Covid-19
Bahkan, Miliarder Singapura ini semakin kaya dengan pendapatan lebih dari US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 15,6 triliun per bulan tahun ini
Menurut Xu Kemin, seorang pejabat di Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Singapura, pabrik-pabrik China dapat menghasilkan sekitar 2.200 ventilator invasif setiap minggu, sekitar 20% dari kapasitas dunia.
Pada periode 19 hingga 29 Maret, China mengekspor sekitar 1.700 ventilator invasif ke negara lain, tambahnya.
"Ada bar tinggi untuk bisnis ventilator," kata James Liu, kepala eksekutif Shanghai Junhanxi, dealer untuk perangkat medis. "Semua orang berebut ventilator medis sekarang karena pesanan dari pasar luar negeri melonjak, tetapi tidak mudah bagi pemain yang ada untuk meningkatkan pasokan". (*)
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Ventilator laku keras, taipan Singapura tambah kaya dengan pendapatan Rp 15,6 T/bulan