Wabah Virus Corona
KANADA Ungkap 1 Juta Masker Impor Asal China Tak Bisa Digunakan | Covid-19 di Negeri Mapple
Masker KN95 yang diproduksi di China mempunyai kemiripan dengan model N95 maupun FFP2 yang lebih umum digunakan di negara Eropa.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Masker jadi komponen penting bagi para petugas medis di garis depan dalam penangan virus mematikan, Coronavirus SARS-CoV-2 yang kini menyebabkan pandemi global Covid-19.
Merebaknya kasus Covid-19 di berbagai belahan dunia membuat banyak negara membuat pengadaan masker dalam jumlah besar.
Tak terkecuali Kanada, yang memuilih menyediakan stok masker medis jenis KN95 dengan cara mengimpor dari China.
Ada jutaan masker KN95 yang didatangkan.
• Negara Ini Gagal Nyatakan Menyerah, Mayat-mayat Korban Virus Corona Bergelimpangan di Jalan
Mengejutkan, lantaran ternyata tak sedikit dari masker itu yang kemudian disebut tak layak pakai untuk petugas medis garis depan.
Baru-baru ini, Pemerintah Kanada menyatakan, ada sebanyak 1 juta masker jenis KN95 yang diimpor dari China tak bisa digunakan.
Alasannya, karena masker produksi Tiongkok itu dinilai tak sesuai standar.
Alhasil, negara berjuluk negeri "Mapple" itu tidak bisa membagikan penutup wajah bagi para tenaga medis yang bertugas di garis depan di tengah Covid-19.
Badan Kesehatan Publik Kanada mengidentifikasi "ada 1 juta masker KN95 yang tidak sesuai dengan spesifikasi dengan aturan kesehatan".
• Intelijen AS Beberkan Peluang Virus Corona Dijadikan Senjata Biologis, Ungkap Skenario Serangan
"Barang ini tidak didistribusikan ke berbagai daerah untuk kebutuhan pekerja kesehatan," kata juru bicara dinas itu dilansir dari Kompas.com yang mengutip AFP Jumat (24/4/2020).
Karena itu, otoritas setempat tengah mempertimbangkan untuk mengalihkan barang itu bagi para pekerja yang berada di sektor non-medis.
Masker KN95 yang diproduksi di China mempunyai kemiripan dengan model masker N95 maupun FFP2 yang lebih umum digunakan di negara Eropa.
"Kebanyakan suplai dunia diproduksi di China,"
"Jadi memindahkan material dari negara itu sangat kompleks," ujar Menteri Pengadaan dan Layanan Umum, Anita Anand.
• UPDATE CORONA KALBAR - Sebaran RSUD Merawat Pasien Covid-19, Daerah Ini Paling Banyak Isolasi Ketat
Relasi antara Ottawa dengan Beijing memanas sejak penangkapan Meng Wanzhou, petinggi raksasa telekomunikasi Huawei pada Desember 2018 di Vancouver.