Wabah Virus Corona

PBB Khawatir Dampak Ganda Covid-19 di Afrika, Bisa Tewaskan 300 Ribu Orang dan Kemiskinan Ekstrem

Komisi Ekonomi PBB untuk Afrika (Uneca), pada Jumat (17/04/2020) kemarin, mengkhawatirkan pandemi covid-19 bisa menewaskan setidaknya 300 ribu.

AFP
Ilustrasi - PBB Khawatir Dampak Ganda Covid-19 di Afrika, Bisa Tewaskan 300 Ribu Orang dan Kemiskinan Ekstrem. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, NEW YORK - Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menghawatirkan dampak ganda wabah virus corona atau covid-19, di benua Afrika.

Komisi Ekonomi PBB untuk Afrika (Uneca), pada Jumat (17/04/2020) kemarin, mengkhawatirkan pandemi covid-19 bisa menewaskan setidaknya 300 ribu orang Afrika.

Selain itu, virus ini juga berisiko mendorong 29 juta orang ke dalam kemiskinan ekstrem.

Terkait hal itu, Uneca menyerukan dana US$ 100 miliar untuk jaring pengaman benua Afrika.

BERANG Terhadap Trump, Gubernur New York: Presiden Harus Bangun & Pergi Bekerja daripada Menonton TV

Dikutip Kontan.co.id, dilansir Reuters, sekitar 54 negara Afrika sejauh ini melaporkan kurang dari 20.000 kasus penyakit yang dikonfirmasi.

Angka itu hanya sebagian kecil dari lebih dari dua juta kasus yang dilaporkan secara global.

Akan tetapi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pada hari Kamis bahwa Afrika dapat mengalami sebanyak 10 juta kasus dalam kurun waktu tiga hingga enam bulan.

"Untuk melindungi dan membangun menuju kemakmuran bersama setidaknya dibutuhkan dana senilai US$ 100 miliar untuk segera memberikan sumber daya bagi jaring pengaman kesehatan dan sosial," demikian bunyi laporan UNECA.

Uneca juga mendukung seruan para menteri keuangan Afrika untuk tambahan stimulus US$ 100 miliar, yang akan mencakup penghentian semua layanan utang luar negeri.

Badan ini memberikan model empat skenario berdasarkan tingkat tindakan pencegahan yang diperkenalkan oleh pemerintah Afrika.

Dengan tidak adanya intervensi semacam itu, studi ini menghitung lebih dari 1,2 miliar orang Afrika akan terinfeksi dan 3,3 juta orang akan meninggal tahun ini.

Afrika memiliki total populasi sekitar 1,3 miliar.

Remdesivir Obat Virus Corona? Obat Ini Menunjukkan Kemanjuran Cukup Tinggi di Rumah Sakit Chicago

Namun, sebagian besar Afrika telah mengamanatkan langkah-langkah menjaga jarak sosial, mulai dari jam malam dan panduan perjalanan di beberapa negara hingga penutupan penuh di negara lain.

Bahkan skenario terbaiknya, di mana pemerintah memperkenalkan jarak sosial yang intens begitu ambang batas 0,2 kematian per 100.000 orang per minggu tercapai, Afrika diprediksi akan mengalami 122,8 juta infeksi, 2,3 juta rawat inap dan 300.000 kematian.

Memerangi penyakit ini juga akan diperumit dengan fakta bahwa 36% warga Afrika tidak memiliki akses ke fasilitas mencuci rumah tangga, dan benua itu hanya menghitung 1,8 tempat tidur rumah sakit per 1.000 orang.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved