Human Interest Story
KISAH, Nur Anisa Mahasiswi yang Terpanggil Menjadi Relawan Penanganan Covid-19 di Kalbar
Satu diantara relawan yang telah mendaftar dan masuk pada relawan Gelombang satu yakni Nur Anisa yang saat ini sedang menempuh Pendidikan Profesi
Penulis: Anggita Putri | Editor: Zulkifli
Kegiatan yang dipelopori oleh STIKes Yarsi Pontianak ini dalam rangka menstimulus motivasi pihak lain untuk ikut bergabung menyukseskan program ini melalui Tim Satgas STIKes Yarsi Pontianak.
“Sebagai bentuk Kepedulian Stikes Yarsi Pontianak, kami juga mengajak mahasiswa tingkat akhir dan alumni yang terpanggil untuk membantu masyarakat Kalbar menjadi relawan covid-19,” ujarnya saat ditemui di Stikes Yarsi Pontianak, Rabu (15/4/2020).
Hal itu juga menjadi pertimbangan untuk Stikes Yarsi Pontianak untuk membentuk tim satgas Stikes Yarsi Pontianak yang baru terbentuk seminggu lalu.
“Karena kami bergerak di pendidikan bidang kesehatan khususnya Perawat.
Maka Bantuan akan diberikan melalui tim relawan yang sudah kami recrute.
Tim relawan ini sebenarnya tidak juga terjun langsung sebagai perawat yang bertanggung jawab menangani pasien covid-19 tapi ditujukan kalau Rumah Sakit tertentu membutuhkan perawat ,” jelasnya.
Jadi para relawan yang ada bisa membeckup pelayanan yang ada di Ruang rawat inap diluar dari ruang perawatan penderita covid-19 .
“Jadi mereka tujuannya membeckup sehingga perawat yang sudah dipersiapkan sebelumnya untuk penanganan covid-19 bisa difokuskan ,” ujarnya.
Selain mengajak mahasiswa tingkat akhir dan alumni untuk menjadi relawan. Pendaftaran ini juga terbuka untuk tenaga kesehatan khususnya perawat secara umum yang mempunyai STR .
• Rekrutmen Calon Dosen / Instruktur dan Guru Pamong PPG Kemdikbud, Lowongan untuk Ratusan Orang
“Jadi mereka yang punya STR bisa masuk zona merah yang diperuntukan menangani covid-19.
Jadi Persiapannya akan berbeda antara tim relawan biasa dan tim untuk penanganan covid-19.
Kami juga bekejasama dengan PPNI untuk bisa menyebarkan relawan dirumah sakit yang membutuhkan ,” jelasnya.
Ia berharap apa yang dilakukan pihak Stikes Yarsi Pontianak saat ini walaupun tidak begitu besar tapi bermanfaat untuk masyarakat khususnya wilayah Kalbar.
“Tahap awal tim relawan akan ditempatkan di RS Yarsi Pontianak karena ini permintaan dari RS Yarsi yang memang membutuhkan dari gelombang pertama ada 20 orang relawan yang sudah mendaftar ,” ujarnya.
Sejauh ini yang sudah mendaftar lebih dari 20 orang dan angka ini akan terus bertambah karena akan dibuka terus sehingga tidak hanya di berhenti pada gelombang 1 tapi masih ada gelombang selanjutnya.