Virus Corona Masuk Kalbar
DPRD Provinsi Kalbar Gotong-royong Beli APD dan Sarung Tangan untuk Tenaga Medis
Politisi NasDem ini pun berharap agar bantuan yang telah dihimpun pihaknya dapat bermanfaat bagi para tenaga medis.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - DPRD Provinsi Kalbar melakukan aksi sosial dengan membeli sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) dan sarung tangan untuk para tenaga medis di Kalbar.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Sy Amin Muhammad menjelaskan jika bantuan yang dihimpun nanti akan diberikan langsung kepada tim gugus tugas covid 19 tingkat provinsi agar kemudian didistribusikan kembali.
"Kami Alhamdulillah anggota dan pimpinan DPRD ingin memberikan bantuan kepada gugus tugas sebanyak 250 Alat Pelindung Diri (APD) dan 60 kotak sarung tangan dalam rangka ikut berpartisipasi penanganan covid 19," katanya, Kamis (16/04/2020).
• Disiplin Diri, Cara Sekretaris Majelis Seni Budaya Kota Singkawang Cegah Covid-19
Politisi NasDem ini pun berharap agar bantuan yang telah dihimpun pihaknya dapat bermanfaat bagi para tenaga medis.
"Mudah-mudahan dengan jumlah yang tidak seberapa ini bermanfaat bagi tim-tim medis kita sebagai garda terdepan menanggulangi covid 19 ini," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalbar, Angeline Fremalco yang mengkoordinir bantuan ini pun menjelaskan jika aksi yang dilaksanakannya merupakan bentuk kepedulian untuk penanganan covid 19.
"Ini adalah merupakan gotong-royong anggota DPRD Provinsi Kalbar dalam rangka kepedulian kami dalam penanganan covid 19 di Kalbar," terangnya.
"Memang tidak seberapa karena memang ini sifatnya gotong-royong dan saya yakin teman-teman DPR sudah bergerak di dapilnya, tapi sumbangan hari ini merupakan dan membawa nama DPRD," tambah dia.
Selain itu, ia pun meyakini jika seluruh anggota DPRD telah memaksimalkan memberi bantuan diseluruh dapil.
"Saya yakin dan percaya bukan hanya ini saja yang sudah dilakukan DPRD Provinsi Kalbar, masing-masing sudah memberikan kontribusi dan ini adalah membawa nama lembaga DPRD Kalbar," imbuhnya.
"Jadi kita coba usahakan bagaimana sumbangan yang benar-benar dibutuhkan, apalagi APD sekali pakai dibuang sehingga kebutuhannya sangat besar," pungkas Angeline. (*)
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak