Breaking News:

Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Imbau Hadapi Bersama Covid-19

Uskup Agus juga mengatakan bahwa ancaman ini harus dihadapi bersama-sama baik sebagai warga RI maupun sebagai warga dunia.

Penulis: Stefanus Akim | Editor: Stefanus Akim
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus,saat mengikuti ibadah Jumat Agung di Gereja Katolik Santo Hironimus, Pontianak Timur, Kalimantan Barat, Jumat (19/4/2019) pukul 15.00 WIB. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Oleh karena itu saya, Uskup Agung Pontianak mengajak seluruh umat Kristiani untuk mentaati apa yang sudah menjadi kebijakan Pemerintah RI untuk menghentikan serangan wabah ini.

Dalam imbauan Uskup Agung Pontianak, Rabu, 8 April 2020 ia katakan yang pertama yaitu pentingnya untuk jaga jarak antar manusia. Hindari kegiatan-kegiatan yang mengakibatkan kerumunan masa.

Kedua, tetap tinggal di rumah, yang berada di Kota, tetap tinggal di Kota, yang di Desa/Dusun/Kampung tetap tinggal di Desa/Dusun/Kampung. Kecuali kalau ada urusan yang sangat mendesak.

Ketiga, gunakan masker tanpa pengecualian.

Keempat, biasakan membersihkan tangan dengan sabun dan air yang mengalir.

Dan yang ke lima yaitu budayakan hidup sehat dengan lingkungan yang bersih.

Mgr Agus juga mengatakan untuk wabah Virus Corona ini hanya bisa dilawan dalam kebersamaan dalam semangat persaudaraan.

"Kita umat manusia keturunan Adam sudah waktunya bahu-membahu, bergandengan tangan menyatukan diri untuk menghancurkan, untuk menghentikan wabah yang sangat mematikan ini. Inilah saatnya kita tunjukkan kepedulian kita kepada sesama kita," ujarnya.

Ia menegaskan untuk kelalaian sekecil apapun bisa membuat saudari-saudara, mungkin anak, cucu, adik, saudara, abang, kakek, dan nenek mengalami maut, adalah sesuatu yang sangat menyedihkan.

"Sebagai umat yang beragama, mari kita tidak putus-putusnya mohon belas kasihan Tuhan agar Tuhan memperhatikan kita yang menderita ini. Di pihak lain sebagai manusia penuh dosa, mari kita tundukkan kepala, kita mohon Tuhan mengampuni dosa-dosa kita. Tuhan yang maha baik tetap akan mendengarkan penyesalan kita terhadap dosa-dosa kita, dengan cara ini baru doa-doa kita berkenan kepada Tuhan. Selamat Hari Raya Paskah, Tuhan memberkati," tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved