China Tumbangkan Kedigdayaan Amerika Selama Lebih dari Empat Dekade Dalam Pengajuan Paten

Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia atau WIPO mengungkap data bahwa China sepanjang Tahun 2019 telah mengajukan 265.800 aplikasi paten internasional

(AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
Ilustrasi - Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan bilateral di sela KTT G-20 di Osaka, Jepang, Sabtu (29/6/2019) lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Amerika Serikat ditumbangkan China dalam pengajuan paten internasional.

Padahal, Amerika Serikat (AS) telah memegang posisi teratas selama lebih dari empat dekade terakhir.

Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia atau WIPO mengungkap data bahwa China sepanjang Tahun 2019 telah mengajukan 265.800 aplikasi paten internasional.

Angka itu naik sebesar 5,2 persen dari Tahun 2018 lalu dan itu menjadi rekor terbanyak dalam pengajuan paten.

Kabar Baik Pandemi Corona, Nol Kematian Harian di China hingga Smartwatch Pantau Penyebaran Covid-19

Sistem kompleks WIPO, lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dalam mendaftarkan paten internasional melibatkan banyak kategori.

Dalam kategori utama, Patent Cooperation Treaty (PCT), China menduduki peringkat satu untuk pertama kali lebih dari empat dekade, dengan pengajuan 58.990 aplikasi.

Dengan begitu, Tiongkok melampaui AS yang hanya mengajukan 57.840 aplikasi, dan yang telah menduduki peringkat teratas untuk kategori PCT sejak sistem berlaku sejak 1978 silam.

Ada beberapa negara mengekor China dan AS di peringkat berikutnya secara berturut-turut.

Adapun negara tersebut diungkap WIPO yakni Jepang, Jerman, dan Korea Selatan sebagai pelapor paten lima teratas di dunia.

"Pertumbuhan China yang cepat untuk menjadi pengarsip aplikasi paten internasional melalui WIPO menggarisbawahi perubahan jangka panjang dalam lokus inovasi menuju Timur," kata Direktur Jenderal WIPO, Francis Gurry

Halaman
12
Editor: Haryanto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved