Virus Corona Masuk Kalbar

Anggota DPRD Provinsi Kalbar Yohanes Rumpak Ajak Lawan Corona dengan Semangat Gotong Royong

Selain diikuti oleh warga setempat, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sepauk, hingga Yayasan Gotong Royong, Puskesmas jajaran Polsek, Koramil.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/ DOK RJ
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalbar, Yohanes Rumpak merangkul sejumlah pihak untuk gotong royong menyemprot ribuan liter cairan disinfektan di Desa Sungai Raya, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalbar Minggu (5/4/2020) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalbar, Yohanes Rumpak merangkul sejumlah pihak untuk gotong royong menyemprot ribuan liter cairan disinfektan di Desa Sungai Raya, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang. 

Selain diikuti oleh warga setempat, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sepauk, hingga Yayasan Gotong Royong, Puskesmas jajaran Polsek, Koramil hingga Pemerintahan Desa Sungai Raya ikut serta mencegah penyebaran Covid-19 di Kecamatan Sepauk. 

Politisi PDI-Perjuangan ini menggerakan semangat gotong royong untuk melawan virus corona yang saat ini tengah mewabah di Indonesia, tak terkecuali di Kalbar.

Terlebih, Pemerintah Kabupaten Sintang sudah menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) penanganan corona.

“Kita berharap masyarakat selalu bergotong royong untuk mencegah berkembangnya virus ini di Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu dan Melawi,” harapnya. 

Wakil Ketua DPRD Pontianak Minta Pemkot Evaluasi Pembatasan Jalan Gajah Mada, Ini Sarannya

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Barat ini meyakini, dengan asa gotong royong, Kabupaten Sintang mampu mencegah penyebaran virus Corona yang menewaskan ratusan orang di Indonesia ini.

“Penyemprotan disinfektan salah satu upayanya. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita pasti mampu mencegah dan melawan virus corona,” jelasnya. 

Cara lain yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah Corona yaitu menjaga jarak interaksi.

Kemudian, yang paling penting masyarakat harus terlibat aktif memantau kesehatan yang baru pulang dari daerah yang sudah zona merah, seperti Jakarta, dan juga Pontianak.

“Kita juga wajib memantau kesehatan dan gejala warga yang masuk kampung terutama yang dari pulau Jawa atau dari luar negeri termasuk yang dari Pontianak. Mencegah itu lebih baik.

Karna kalau terpapar, tidak mudah mengobatinya. Sampai hari ini belum ada obatnya yang pasti. Kita harus sebaik mungkin menjaga diri, keluarga dan warga di sekitar,” pesan Rumpak. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

--

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved