Corona Masuk Indonesia

Daftar 3 Daerah di Indonesia yang Local Lockdown Selain Physical Distancing Virus Corona Covid-19

Jumlah kasus yang terus bertambah membuat sejumlah daerah menerapkan kebijakan local lockdown, selain physical distancing.

Editor: Jimmi Abraham
Istimewa
Petugas dari Polrestabes Medan, Dinas Perhubungan Kota Medan menyusun water barrier di ruas Jalan Djamin Ginting - Dr. Mansyur pada Sabtu (28/3/2020) pagi tadi. Sebanyak 12 ruas jalan di Kota Medan ditutup untuk membatasi mobilisasi masyarakat ke dalam kota dan mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19. Kemungkinan besar akan ada penambahan ruas jalan yang akan ditutup. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pemerintah pusat maupun daerah di Indonesia melakukan berbagai upaya untuk menghentikan penyebaran virus corona di Indonesia.

Sejak kasus pertama diumumkan pada Senin, 2 Maret 2020, Indonesia telah melaporkan 1.155 kasus virus corona dengan 102 kematian dan 59 pasien sembuh.

Jumlah kasus yang terus bertambah membuat sejumlah daerah menerapkan kebijakan local lockdown, selain physical distancing.

Cara Tepat Mencegah Tertular Virus Corona Covid-19, Dokter Ingatkan Jangan Main-main dengan Virus

Putri Kerajaan Spanyol Maria Teresa Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Virus Corona

Waktu Terbaik Berjemur Sinar Matahari Pagi untuk Melawan Coronavirus, Bisa Perkuat Daya Tahan Tubuh

Berikut daftar daerah yang akan dan sudah menerapkan local lockdown:

Tegal

Petugas melakukan pengalihan jalur saat penutupan sebagian jalan protokol Kota <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/tegal' title='Tegal'>Tegal</a>, Jawa Tengah, Senin (22/3/2020) malam. Pemerintah Kota <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/tegal' title='Tegal'>Tegal</a> dan Polres <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/tegal' title='Tegal'>Tegal</a> hingga 14 hari mendatang melakukan lockdown lokal dengan menutup jalur Pantura yang melintasi Kota <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/tegal' title='Tegal'>Tegal</a>, akses masuk Alun-alun <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/tegal' title='Tegal'>Tegal</a> dan mematikan sebagian lampu jalan protokol guna pembatasan kendaraan yang akan masuk ke Kota <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/tegal' title='Tegal'>Tegal</a> dan mencegah adanya kerumunan massa di jalan untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/aww.

Petugas melakukan pengalihan jalur saat penutupan sebagian jalan protokol Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin (22/3/2020) malam. Pemerintah Kota Tegal dan Polres Tegal hingga 14 hari mendatang melakukan lockdown lokal dengan menutup jalur Pantura yang melintasi Kota Tegal, akses masuk Alun-alun Tegal dan mematikan sebagian lampu jalan protokol guna pembatasan kendaraan yang akan masuk ke Kota Tegal dan mencegah adanya kerumunan massa di jalan untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/aww.(Oky Lukmansyah)

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memutuskan untuk memberlakukan local lockdown dengan menutup akses masuk ke Tegal selama empat bulan.

Kebijakan tersebut berlaku mulai Senin (23/3/2020) hingga Jumat (30/3/2020).

"Warga harus bisa memahami kebijakan yang saya ambil. Kalau saya bisa memilih, lebih baik saya dibenci warga daripada maut menjemput mereka," kata Dedy, dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Rabu (25/3/2020).

Tren Until Tomorrow Challenge Viral Instagram saat Wabah Coronavirus Covid-19, Tantangan Apa Itu ?

Dedy juga meminta kepada warganya yang tengah merantau untuk tidak mudik ke kampung halaman selama lebaran tahun ini.

Untuk itu, Pemerintah Kota Tegal telah menyiapkan anggaran kebencaan sebesar Rp 2 Miliar.

Nantinya, dana tersebut akan digunakan untuk warga miskin yang terdampak.

"Saya sudah instruksikan Dinas Sosial harus segera untuk membantu masyarakat miskin, tidak mampu, atau yang membutuhkan dalam kondisi ini," katanya lagi.

Selain itu, Dedy juga akan menghimpun dana sukarela dari para aparatur negara (ASN) dan anggota DPRD kota Tegal.

Tasikmalaya

Tim Crisis Center <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/covid-19' title='Covid-19'>Covid-19</a> Kota <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/tasikmalaya' title='Tasikmalaya'>Tasikmalaya</a> menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dari jas hujan plastik menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Agung Kota <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/tasikmalaya' title='Tasikmalaya'>Tasikmalaya</a>, Jawa Barat, Rabu (18/3/2020). Pemda setempat mengerahkan Tim Crisis Center <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/covid-19' title='Covid-19'>Covid-19</a> menyemprotkan cairan disinfektan di berbagai tempat seperti Mesjid Agung, Bandara Wiriadinata, Pul Bus Budiman dan Primajasa untuk mencegah penyebaran virus <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/corona' title='Corona'>Corona</a> yang telah ditetapkan sebagai pandemik oleh World Health Organization (WHO).

Tim Crisis Center Covid-19 Kota Tasikmalaya menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dari jas hujan plastik menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (18/3/2020). Pemda setempat mengerahkan Tim Crisis Center Covid-19 menyemprotkan cairan disinfektan di berbagai tempat seperti Mesjid Agung, Bandara Wiriadinata, Pul Bus Budiman dan Primajasa untuk mencegah penyebaran virus Corona yang telah ditetapkan sebagai pandemik oleh World Health Organization (WHO).(ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI)

Menyusul Tegal, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengambil langkah penutupan wilayahnya atau local lockdown begitu muncul lima kasus positif virus corona di daerahnya.

Pemberlakuan local lockdown tersebut akan dimulai pada Selasa (31/3/2020).

"Setelah terdapat lima orang positif corona di Kota Tasikmalaya, kami bersama tim gugus tugas akan memberlakukan karantina wilayah atau lockdown lokal yang akan dimulai pada hari Selasa tanggal 31 Maret 2020 besok," jelas Budi, dilansir dari pemberitaan Kompas.com, Jumat (28/3/2020).

Menurutnya, seluruh angkutan umum atau sarana transportasi akan dilarang memasuki wilayah Kota Tasikmalaya.

Untuk itu, pihaknya akan membentuk pos-pos penjagaan di setiap akses masuk ke dalam kota.

Pos-pos itu nantinya akan diisi oleh tim gabungan dari TNI, Polri, serta aparatur pemerintah daerah.

Jika ada warga yang ingin masuk tanpa alasan jelas, tim gabungan itu akan memintanya untuk berputar arah dan melarangnya masuk.

Papua

Petugas Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, menutup pagar sebagai tanda bahwa aktifitas di lokasi tersebut dihentikan untuk mencegah penyebaran virus corona, <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/papua' title='Papua'>Papua</a>, Kamis (26/3/2020)

Petugas Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, menutup pagar sebagai tanda bahwa aktifitas di lokasi tersebut dihentikan untuk mencegah penyebaran virus corona, Papua, Kamis (26/3/2020)(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)

Papua terlebih dahulu telah menutup pintu masuk utamanya, yaitu Bandara Sentani dimulai dari Kamis (26/3/2020) hingga 9 April mendatang.

Kebijakan itu merupakan keputusan bersama antara Forkompinda Provinsi Papua dengan bupati dan wali kota se-Papua.

"Bandara tidak beroperasi sampai 9 April, kecuali angkutan barang yang mengangkut logistik, pengangkutan pasien dalam keadaan emergency, sampel swab, itu mendapat kekhususan," ujar Kapolres Jayapura AKBP Victor Makbon, dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Kamis (26/3/2020).

Menurut Victor, penutupan pintu masuk utama ke tanah Papua itu sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona yang mulai menjangkiti wilayahnya.

Ia juga meminta seluruh masyarakat untuk mematuhi imbauan pembatasan sosial yang tengah dilakukan pemerintah. (Sumber: Kompas.com/Dhias Suwandi, Irwan Nugraha, Tresno Setiadi | Editor: David Oliver Purba, Aprillia Ika, Teuku Muhammad Valdy)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Daftar Wilayah di Indonesia yang Terapkan "Local Lockdown"

(*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved