Virus Corona Masuk Kalbar
Usaha Sepi, Pemilik Cafe di Pontianak Minta Pemerintah Ambil Solusi Terbaik
Hal itu dilakukan karena akibat maraknya virus corona yang semakin merambah kemana-mana
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Madrosid
Disisi lain, Manager Paltform Cafe yang terletak di jalan Sumatra, Pontianak, Fikri mengatakan untuk pembebasan pajak tersebut. Menurutnya lebih cepat lebih baik.
"Setuju, tapi kalau boleh lebih cepat ebih baik, kalau bisa April atau Mei," ucapnya.
Fikri pun mengungkapkan untuk pembayaran pajak bagi setiap pengusaha. Seharusnya dilihat dari pengusahanya terlebih dahulu. Karena ada pengusaha besar, menengah dan bawah.
"Kalau pegngusaha yang baru buka, kok langsung dikenakan pajak, kan kasian. Harapannya untuk pembebasan pajak itu lebih cepat lebih baik,"
Hal itu dikatakannya, karena akhir-akhir ini pelanggan cafenya sudah menurun secara drastis. Sehingga pendapatan perhari juga menurun.
"Pelanggan menurun 90 persen, jadi untuk bayar gaji karyawan juga masih bingung, karena ada delapan karyawan di Platform Cafe," imbuhnya.
Sejauh ini, Wulian dan Fikri pun mengungkapkan bahwa masih belum ada undangan dari pemerintah kepada para pemilik usaha untuk duduk bersama mencari solusi terbaik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/suasana-sepi-di-warkop-dan-cafe-kota-pontianak.jpg)