Virus Corona Masuk Kalbar

Dinkes Kalbar Tegaskan Rapid Test Diprioritaskan untuk PDP dan Tenaga Kesehatan Pasien Covid-19

Ia mengatakan untuk Pasien Dalam Pengawasan pasti akan dilakukan tes untuk diambil sampel spesimen nasofaringnya untuk dikirim ke Balitbangkes.

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, diwawancarai wartawan saat meninjau ruangan penanganan pasien virus corona, di ruang flu burung/babi, RSUD Dr.Soedarso, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (27/1/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan saat ini untuk rapid test yang ada dengan jumlah terbatas diutamakan untuk PDP Covid-19 dan tenaga kesehatan yang menangani pasien terkonfirmasi covid-19 dan PDP secara langsung.

Ia mengatakan untuk Pasien Dalam Pengawasan pasti akan dilakukan tes untuk diambil sampel spesimen nasofaringnya untuk dikirim ke Balitbangkes.

“Namun sekarang kita tidak lagi mengirim ke Balitbangkes, tapi ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Penanggulangan Penyakit di Jakarta," ujarnya, Jumat (27/3/2020).

Sedangkan untuk ODP biasanya dilakukan anamnesis atau wawancara tentang kesehatannya dan diperiksa tekanan darah dan suhu tubuh lalu dipantau kesehatannya setiap hari.

RAHASIA China Sukses Redam Virus Corona, Efektif Pada 90% Kasus | Jangan Sepelekan Obat Tradisional

“Standar untuk ODP bisa dipantau melalui handpone oleh petugas Puskesmas atau dinas Kesehatan Kabupaten Kota,” ucapnya.

Sejauh ini ia mengaku hambatan pada pemeriksaan yakni pada pasien PDP karena hasil labnya yang lama keluar.

“Jadi karena memang di Jakarta menumpuk pemeriksaannya dari tiap rumah sakit. Maka biasanya mendapatkan hasil laboratorium itu berkisar tujuh hari sampai sembilan hari,” ujarnya.

Lalu untuk Rapid Test dilakukan oleh tiap Dinkes Kabupaten Kota yang memang jumlah rapid test nya saat ini sangat sedikit .

Jadi rapid test hanya digunakan untuk mengetes PDP yang belum mendapatkan hasil dari Jakarta.

Kemudian untuk petugas kesehatan yang langsung menangani pasien yang terkonfirmasi Covid-19 atau PDP.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved