Warga Sambas Keluhkan Harga Gula Pasir yang Kian Mahal

Ia mengatakan, meski saat ini gula masih bisa di dapatkan di pasaran. Namun harganya sudah naik cukup tinggi.

Warga Sambas Keluhkan Harga Gula Pasir yang Kian Mahal
TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah, dan Dandim 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Budiyono saat memantau aktifitas dan persediaaan sembako di salah satu gudang di Pasar Sambas, Kamis (26/3/2020). 

SAMBAS - Salah satu warga Sambas, Ardi mengeluhkan kenaikan harga gula pasir di saat merebaknya kasus Coronna atau Covid-19, Kamis (26/3/2020).

Ia mengatakan, meski saat ini gula masih bisa di dapatkan di pasaran.

Namun harganya sudah naik cukup tinggi.

"Biasanya kota beli sekitar 12 ribuan, atau 14 ribuan itu sudah paling mahal. Sekarang untuk satu kilogram kita harus bayar kurang lebih 19 ribuan," ujarnya. 

BREAKING NEWS - 2 Pasien Positif Corona di Singkawang, Pemkot Terapkan Gate System Pintu Perbatasan

Untuk itu, ia berharap agar harga-harga di pasaran tidak terus menerus naik.

"Harapan kita jangan sampai semua barang-barang pokok mahal. Karena kalau yang lain-lain ikut mahal kita juga tidak mampu," katanya.

Ardi menjelaskan, yang nampak naik signifikan saat ini hanya gula. '

Namun jika kondisi penyebaran virus Covid-19 terus parah, ia khawatir akan menggangu persediaan sembako di Kabupaten Sambas. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved