Ketua MKKS Singkawang Dukung Penundaan Ujian Sekolah, Demi Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19
Penundaan ini tidak ditentukan batas waktunya seiring melihat perkembangan yang ada sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona di Kalbar.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ishak
SINGKAWANG - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji memutuskan untuk menunda pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Ujian Satuan Pendidikan (USP) dan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK).
Selain menunda pelaksanaan ujian untuk siswa kelas XII di tingkat SMA/SMK, libur untuk pelajar dari PAUD hingga SMA/SMK juga diperpanjang.
Penundaan ini tidak ditentukan batas waktunya seiring melihat perkembangan yang ada sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona di Kalbar.
Kebijakan ini didukung Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Singkawang, Mukhaerifin.
Ia menilai kebijakan ini tepat untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.
• UJIAN Sekolah & UNBK SMA Resmi Ditunda Dampak Virus Corona, Ini Penjelasan Lengkap Kadisdik Kalbar
"Kebijakan yang tepat untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19," katanya, Minggu (22/3/2020).
Sebagai Ketua MKKS Kota Singkawang dirinya meneruskan penundaan USP dan UNBK karena semua sekolah dan sampai malam ini mereka melaksanakan kebijakan gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat.
Selain itu untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona besok rencananya akan dilaksanakan penyemprotan ruangan dengan disinfektan.
• Pelaksanaan UNBK di SMKN 5 Pontianak Sempat Mati Lampu Selama 15 Menit
Ia mengimbau agar tidak keluar rumah bila tidak perlu.
Mencuci tangan dengan sabun secara berkala, mengindari berada pada kerumunan ramai, menjaga stamina dengan cukup istirahat dan makanan sehat serta berolahraga
"Tetap belajar di rumah dan banyak berdoa," pesan Mukhaerifin yang juga Kepala Sekolah SMAN 1 Singkawang.
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838