Virus Corona Masuk Kalbar
Sekadau Tetapkan Status Siaga Terhadap Covid-19
Henry Alpius membenarkan hal tersebut. Henry menyebut hal itu agar tidak ada kesimpangsiuran informasi yang diterima oleh masyarakat
Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Jamadin
SEKADAU- Pemda Sekadau menetapkan status Siaga Darurat Bencana Wabah Penyakit akibat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Sekadau
Penetapan status Siaga itu dimulai sejak 18 Maret hingga 29 Mei 2020 dan dapat diperpanjang jika keadaan semakin memburuk
Hal itu dibenarkan langsung oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius, Kamis (19/3/2020)
"Saat ini statusnya masih siaga, untuk perubahan status kita melihat kondisi nantinya bagaimana," ujar Henry Alpius.
Untuk diketahui Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau saat ini menjadi Pos Komando dan Pusat informasi terkait penanganan virus Corona (COVID-19) di Kabupaten Sekadau.
• IKIP-PGRI Pontianak Lakukan Upaya Pencegahan Virus Corona di Area Kampus
Satu diantara hasil susunan tersebut menetapkan Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau sebagai satu-satunya pintu informasi terkait penanganan wabah virus Corona di Kabupaten Sekadau
Kepala Dinkes Sekadau, Henry Alpius membenarkan hal tersebut. Henry menyebut hal itu agar tidak ada kesimpangsiuran informasi yang diterima oleh masyarakat.
" Sesuai dengan hasil rapat kemarin yang sudah dibentuk di tingkat Kabupaten. Secara resmi mulai kemarin untuk informasi terkait Covid-19, hanya satu dinas yang ditunjuk sebagai pembicara, yaitu Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau," terang Henry Alpius.
Jumlah ODP Berkurang
Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau sebut 34 dari 110 orang dalam pemantauan di kabupaten Sekadau dinyatakan sehat, Kamis (19/3/2020)
Plt Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau Henry Alpius menjelaskan sebelumnya dari 17 Februari- 17 Maret, Dinas Kesehatan melakukan pemantauan terhadap 110 orang di kabupaten Sekadau terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
110 orang ini merupakan warga yang tinggal di Kabupaten Sekadau, baik yang berupa TKA, maupun warga lokal. Yang baru saja kembali dari daerah terjangkit Covid-19.
" Ada 34 orang yang kita pantau sebelumnya, sekarang dinyatakan sehat. saat ini 76 orang yang masih dalam status pemantauan," ungkap Henry Alpius.
Henry menyebut jumlah tersebut berdasarkan data dari masyarakat yang baru kembali dari daerah terjangkit, dan orang-orang terdekat yang berinteraksi dengannya.
"Tapi orang dalam pemantauan itu rata-rata sehat. Termasuk juga ASN yang tugas luar. Baik Pontianak, Jakarta, Solo apalagi keluar negeri. Itu wajib kita pantau. TKI yang bekerja di luar negeri, atau warga kita yang pulang umroh dan tabligh Akbar, semuanya kita pantau," jelasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/henry-alpius-sekadau.jpg)