Kebakaran Rumah Rehabilitasi Narkoba

Semua Pihak Diharapkan Bantu Ringankan Dampak Musibah Kebakaran Rumah Rehabilitasi di Singkawang

Rehabilitasi LSM Merah Putih Singkawang sudah mati-matian membantu merawat anak-anak penyalahgunaan narkotika.

Ist/Dok. Rehabilitasi Merah Putih
Satu unit Rumah Tempat Rehabilitasi Merah Putih Penyalahgunaan Narkoba terbakar di Jalan Alianyang, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (17/3/2020) sekitar pukul 01.45 wib. 

SINGKAWANG - Ketua Rehabilitasi LSM Merah Putih Singkawang, Erki Chandra berharap pihak-pihak dapat membantu meringankan musibah kebakaran yang dialami rumah rehabilitasi narkoba di Singkawang, Selasa (17/3/2020).

Rehabilitasi LSM Merah Putih Singkawang sudah mati-matian membantu merawat anak-anak penyalahgunaan narkotika.

"Ditimpa musibah seperti ini lagi, mohon kerjasamanya lah. Kami tetap semangat untuk bekerja," katanya.

Erki menceritakan saat kejadian ada 17 orang yang tinggal di sana di antaranya staf, karyawan magang, konselor, program manajer dan pasien sejumlah 13 orang. Namun mereka berhasil keluar sehingga tidak ada korban jiwa.

Mereka yang melakukan rehabilitasi rawat inap berasal dari Kota Singkawang dan Pemangkat, Kabupaten Sambas.

Kebakaran Rumah Rehabilitasi Narkoba di Singkawang, Kerugian Capai Ratusan Juta

"Saat ini tempat darurat di kantor PKB Jalan Firdaus. Teman-teman mengungsi di sana semua," tuturnya.

Ia mengatakan status rumah tersebut merupakan rumah sewa dimana masa sewa habis hingga Januari 2021.

"Rumah tersebut di sewa. Masa sewa habis hingga Januari 2021," katanya.

Erki memperkirakan kerugian mencapai Rp 800 juta dari rumah yang mereka sewa tersebut.

Ia pun sudah melakukan komunikasi ke pemilik yang sedang berada di Jakarta. Pembicaraan penyelesaian dilakukan menunggu pemilik pulang dari Jakarta.

"Kaget aja dia kok bisa ya saya juga gak ngerti juga pak saya bilang. Siapa lah yang mau yang kayak gini kan," tutur Erki.

Api diduga berasal dari belakang bagian dapur tempat rehabilitasi dimana telah terbakar dari atas atapnya. Ruangan tersebut berada di depan ruang isolasi, namun tidak ada pasien yang diisolasi pada saat kejadian.

"Tiba tiba di belakang dapur ini udah terbakar dari atas, di dekat ruang isolasi, tetapi tidak ada yang diisolasi. Di ruang situ kebakarannya duluan," tuturnya.

Saat kejadian sekitar pukul 01.30 wib, Erki yang berada di rumah mendapat laporan dan langsung menuju ke lokasi. Namun sesampainya di lokasi mereka tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Api yang membakar rumah rehabilitasi tersebut sudah membesar. Tak banyak yang disematkan dari rumah rehabilitasi yang telah rata dengan tanah.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved