Virus Corona Masuk Kalbar
Rumah Sakit Rujukan Corona di Kalbar Kekurangan Alat Pelindung Diri, Dinkes Sebut Butuh 5400 APD
APD hanya sekali pakai dan setelah itu dibuang atau dimusnahkan sehingga tidak menularkan virus ke yang lainnya.
Penulis: Syahroni | Editor: Maudy Asri Gita Utami
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Pontianak, pasien tersebut melakukan konsultasi pada rumah sakit swasta yang ada di Pontianak dengan kondisi batuk filek.
Kemudian dilakukan rontgent terhadap yang bersangkutan dan ada perselubungan paru sehingga dirujuk Ke RSUD Sudarso untuk penanganan lebih lanjut.
Diketahui lebih lanjut, pasien tersebut mempunyai riwayat berada dilokasi atau RS swasta lainnya, dimana pasien positif corona pertama di Kalbar dirawat.
9 Orang Diisolasi
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr Harisson M.Kes menjelaskan saat ini ada dua pasien posotif Covid-19 atau virus corona di Kalbar.
Pasien terbaru berumur 19 tahun yang tengah dirawat di RSUD Abdul Azis Singkawang, Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar).
"Pasiennya ada di RSUD Abdul Azis Singkawang, pulang dari Serawak tanggal 9 Maret melalui PLBN Aruk Sambas," ucap Harisson saat konferensi pers di Kantor Dinas Kesehatan Kalbar, Selasa (17/3/2020).
Pasien tersebut ditegaskannya tinggal di Singkawang dan setelah kembali dari Malaysia bekerja sebagai penjaga konter mengalami demam, batuk, dan pilek.
Sehingga pada tanggal 10 Maret pasien berumur 19 tahun itu masuk RSUD Abdul Azis dan diisolasi di sana.
Dinas Kesehatan Provinsi dan dinas kesehatan setempat melakukan tracing terkait kontak yang bersangkutan dengan keluarga dan warga lainnya.
Pada saat ini, terdapat 9 orang dirawat di ruang Isolasi.
Empat pasien di RSUD Sudarso, dua di Singkawang, satu pasien di rumah sakit Pemangkat dan dua orang di RSUD Sambas.
Harisson menjelaskan ruangan isolasi untuk mereka yang suspek, tidak perlu tekanan negatif, namun hanya ruangan yang mencegah orang berinteraksi.
Sementara hingga saat ini dari 2 Februari 2020, Harisson menegaskan ada 19 orang yang di isolasi.
"10 orang sudah keluar dan dinyatakan negatif sehingga saat ini 9 orang lagi diisolasi dan 2 orang positif Covid-19," tegasnya.