Virus Corona Masuk Kalbar

Rumah Sakit Rujukan Corona di Kalbar Kekurangan Alat Pelindung Diri, Dinkes Sebut Butuh 5400 APD

APD hanya sekali pakai dan setelah itu dibuang atau dimusnahkan sehingga tidak menularkan virus ke yang lainnya.

Penulis: Syahroni | Editor: Maudy Asri Gita Utami

PONTIANAK - Pasien positif Covid-19 di Kalbar bertambah menjadi dua orang.

Sementara alat pelindung diri (APD) yang dimiliki tidak banyak.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr Harisson M.Kes menjelaskan saat ini Kalbar baru mendapat jatah 100 pasang APD dari Kementerian Kesehatan.

"APD kita mendapatkan bantuan 100 unit dari Kemenkes, kita kirim ke 4 rumah sakit rujukan yang telah ditetapkan," ucap Harisson saat konferensi pers di Kantor Dinas Kesehatan Kalbar, Selasa (17/3/2020).

Vaksin Covid-19 Mulai Diuji Pada Manusia, Upaya AS Perangi Pandemi Global Virus Corona

Padahal Kalbar telah mengusulkan 5400 pasang APD untuk penanganan pasien corona.

Menurut Harisson, perhari untuk dua rumah sakit, Soedarso Pontianak dan Abdul Azis Singkawang memerlukan 10 APD dalam penanganan pasien positif corona maupun pasien dalam pengawasan yang diisolasi.

APD hanya sekali pakai dan setelah itu dibuang atau dimusnahkan sehingga tidak menularkan virus ke yang lainnya.

"Dalam sehari bisa menggunakan 10 APD, setelah dipakai langsung dibuang," tambahnya.

Lanjut dijelaskannya, APD yang dikirim ke RSUD Ketapang, bisa saja ditarik karena di sana tidak ada mengisolasi pasien dan dialihkan ke RS yang membutuhkan.

Bertambah Satu Pasien

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso, kembali menerima satu pasien rujukan dari rumah sakit swasta di Kota Pontianak.

Hal itu dibenarkan oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat diwawancarai Tribunpontianak.co.id mengenai adanya pasien yang dirujuk dari RS swasta.

"Ya benar, ada satu pasien yang dirujuk dari rumah sakit swasta kemarin" ucap Midji, Selasa (17/3/2020).

Orang nomor satu di Kalbar ini menegaskan bahwa seluruh informasi dan update mengenai corona atau Covid-19 hanya melalui dirinya dan Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, yang bersangkutan diisolasi di RSUD Soedarso dan ditangani sesuai dengan standar operasional prosedur yang ada.

Untuk hasil laboratorium pemeriksaannya, Midji belum menjawab apakah positif atau negatif terhadap virus corona.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved