Pembuatan Madu Diduga Palsu di Kalbar Diungkap Satpol PP Kayong Utara, Kasusnya Kini Dilimpahkan

Penggerebekan itu dilakukan di sebuah kos-kosan di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Selasa (10/3/2020) malam.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/SATPOL PP KAYONG UTARA
Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja, Polri, dan TNI menggerebek dugaan pembuatan madu palsu di sebuah kos-kosan di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Selasa (10/3/2020) malam. 

KAYONG UTARA - Kepala Bidang Penyidikan dan Penegakan Peraturan Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kayong Utara, Ismail Usman Jefri mengatakan, kasus dugaan pembuatan madu palsu yang mereka gerebek telah dilimpahkan ke Polres Kayong Utara.

Penggerebekan itu dilakukan di sebuah kos-kosan di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Selasa (10/3/2020) malam.

Kata Jefri, pendalaman kasus lebih lanjut bakal ditangani polisi.

"Mengingat kami di Sat Pol PP tidak memiliki penyidik, maka kami melibatkan pihak Polres untuk mendalami hal tersebut," kata Jefri, Rabu (11/3/2020).

Menurut Jefri, penggerebekan dugaan produksi madu palsu itu sebenarnya tidak terencana.

BREAKING NEWS- Tim Gabungan Gerebek Dugaan Pembuatan Madu Palsu di Sukadana

Saat itu, mereka tengah melaksanakan operasi cipta kondisi keamanan dan ketertiban umum.

Kegiatan itu memang melibatkan TNI, polisi, dan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).

Mereka menargetkan pengunjung cafe di Pantai Pulau Datok dan kos-kosan.

Pada saat melakukan operasi di sebuah kos-kosan di dekat pusat Kota Sukadana, ada penghuni yang mencurigakan.

Budidaya Madu Kelulut, Agus Raup Omzet Rp 3-5 Juta Per Bulan

Saat mereka menggedor pintu, lima penghuni satu di antara kos tempat diduga madu palsu itu diproduksi tiba-tiba kabur.

"Begitu kami kejar dan kami dapatkan tiga orang,''

"Jumlahnya lima orang, jadi dua orangnya belum dapat, yang diamankan tiga orang," tutur Jefri.

Setelah tim gabungan mengecek ke dalam kos-kosan terduga pelaku, barulah ditemukan adanya dugaan aktivitas produksi madu palsu. 

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved