Sutarmidji Sebut Dukungan BUMN Terhadap Bidang Olahraga Minim

Harusnya di design di sirkuit itu ada kegiatan-kegiatan bisnis yang berhubungan dengan otomotif

Editor: Jamadin

PONTIANAK  - Gubernur Kalbar Sutarmidji mengkritisi dukungan BUMN di Kalbar yang masih minim terhadap perkembangan olahraga.

Satu di antara yang disoroti Sutarmidji yakni Pertamina yang kurang mendukung pembinaan dalam kegiatan Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Hal itu disampaikan Sutarmidji saat membuka acara Rapat Kerja IMI Provinsi Kalbar yang digelar di Hotel Kapuas Jl Gajahmada Pontianak, Sabtu (7/3/2020).

Pada saat menyampaikan sambutan, ia menerangkan sedikit kekurangan pihak Pertamina selaku BUMN untuk pembinaan dalam kegiatan-kegiatan IMI. Menurutnya perhatian terhadap olahraga masih kurang banyak.

Launching Yamaha All New NMAX 155 CC di Pontianak Berlangsung Semarak

"Cuma sayang, disini ini kalau kayak pembinaan dari Pertamina itu, BUMN itu kurang. Bahkan di provinsi Kalbar ini banyak pengusaha-pengusaha, tapi untuk olahraga perhatiannya kurang," ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Ia menambahkan, menurutnya pemerintah sendiri tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk membantu kegiatan tersebut.

"Karena kalau dari pemerintah sendiri pasti ndak bakal mampu. Nah tadi aja bagaimana PON yang di Papua nanti begitu sulitnya. pertama transportasi, kedua sisi keamanan, ketiga fasilitas yang disana tidak memadai, bisa juga jadi antisipasi kita," ujar Sutarmidji.

Ia berharap di sirkuit tidak hanya diadakan perlombaan, namun juga harus ada kegiatan bisnis yang berhubungan dengan otomotif, seperti modifikasi otomotif.

"Harusnya di design di sirkuit itu ada kegiatan-kegiatan bisnis yang berhubungan dengan otomotif, misalnya kita tu terkenal dengan modifikasi kendaraan waktu dulu," tambah Sutarmidji.

Ia menerangkan pameran modifikasi otomotif akan mampu menunjukan kreatifitas anak muda dan menurutnya hal tersebut akan menjadi ajang untuk berbisnis.

Gunawan: Tahun Ini PSSI Kalbar Fokus Pengembangan Usia Dini U13, U15, U17 dan U22

"Dulu tiap berberapa bulan di adakan pameran khusus untuk modifikasi. Kite lihat kreatifitas anak-anak muda kite tu dan itu bisa dijadikan ajang bisnis, disitu ada sirkuit disitu ada bisnis ini dan sebagainya," jelasnya.

Selain itu, ia menilai Kalbar merupakan tempat yang strategis untuk lahan bisnis karena Ibu Kota akan pindah ke Kalimantan Timur. Bahkan menurutnya Kapus Hulu akan merasakan dampak baik yang paling besar karena berbatasan langsung dengan Kaltim.

"Kemudian Kalbar ini juga sangat strategis, karena ibu kota nanti pindah di Kaltim, sehingga ini juga harusnya menangkap peluang-peluang. Paling enak nanti tu kapuas hulu, karena dia berbatasan dengan kaltim sehingga transportasinya pasti akan dekat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov IMI Kalbar, Yuliansyah menerangkan ada sekitar 300 lebih orang yang hadir di acara tersebut.

"Alhamdulillah semuanya hadir pada hari ini, ada 215 plus 107 total ada kemungkinan ada 300an yang hadir," ujarnya saat menyampaikan laporan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved