Corona Masuk Indonesia
PARA Ahli Identifikasi 2 Strain Virus Corona Berbeda Penyebab Covid-19, Satu Diantaranya Mematikan
Strain pertama kemungkinan diperkirakan telah muncul saat virus melompat dari hewan ke manusia dan virus kedua muncul setelah itu.
Kanda mengatakan, ada kemungkinan tipe L lebih agresif dalam mentransmisikan dirinya.
"Tetapi, kami belum tahu bagaimana perubahan genetik yang mendasari dengan tingkat keparahan penyakit ini," sambung dia.
Virus selalu dapat bermutasi, terutama jenis virus RNA seperti virus corona, SARS-CoV-2.
Ketika seseorang terinfeksi virus corona, virus itu bereplikasi atau memperbanyak diri di saluran pernapasannya.
Ian Jones dari University of Reading, Inggris, mengatakan, setiap kali terjadi, maka sekitar setengah lusin mutasi genetik virus penyebab Covid-19 dapat terjadi.
Sementara itu, fakta tentang adanya kemungkinan dua strain virus corona juga diamini Erik Volz di Imperial College London.
"Saya pikir itu fakta bahwa ada dua jenis (virus). Virus, normal mengalami evolusi ketika ditransmisikan ke host (inang) baru," jelas Volz.
Penting jumlah strain virus diketahui
Para peneliti menegaskan pentingnya untuk mengetahui berapa banyak strain virus corona yang berkembang saat ini.
Sebab, di seluruh dunia banyak kelompok peneliti bekerja keras untuk menemukan vaksin virus.
Vaksin apa pun perlu menargetkan fitur yang ditemukan pada kedua strain virus agar lebih efektif.
Perbedaan antara dua strain yang diidentifikasi sangat kecil.
Bahkan, menurut Jones, keduanya tidak dapat benar-benar dianggap sebagai strain yang terpisah.
Kebanyakan perbedaan genetik tidak akan memengaruhi produksi protein, dan karenanya tidak akan mengubah cara kerja virus, atau gejala yang ditimbulkannya.
"Intinya, yang satu juga tidak lebih mematikan dari yang lain. Dalam semua istilah praktis, virus itu (akan) seperti saat awal muncul dan tidak ada bukti ini semakin buruk," jelas Jones.