Human Interest Story

Brigadir Ya' Basri Teriak 'Allahu Akbar' Sebelum Terjun Selamatkan Korban Percobaan Bunuh Diri

Sebelum menceburkan diri ke sungai melawi, OV dan pasangannya berinisial TN terlihat terlibat cekcok mulut di atas Jembatan Melawi.

Pandangannya gelap.

Entah sudah berapa banyak dia telan air sungai berwarna kecolkatan itu.

Perlahan dia mengatur strategi menanggalkan baju koko dan celana panjang supaya mudah bergerak dan bernapas.

“Banyak minum air. Rasanya gelap, kayak kita tu pergi ke rumah hantu, asli merinding bulu saya, pikiran saya sudah gak karuan,” cerita Basri mengingat detik-detik menegangkan bertaruh nyawa antara menyelamatkan nyawa seseorang yang tak dikenalnya, dengan menyelamatkan nyawanya sendiri.

Ditengah kepanikan dan setengah sadar, Basri berupaya tetap mengambang di atas air sembari berteriak meminta pertolongan warga yang terlihat berkerumun di atas jembatan.

Sementara, Basri juga tetap mengawasi dan menjaga jarak korban agar tidak terpaut jauh darinya.

“Setelah saya lepaskan, dia timbul lagi. Tangannya ke atas, tampak kepalanya. Saya teriak minta tolong. Sebenarnya banyak sampan tepi sungai tapi pada digembok,” kata Basri.

Cukup jauh tubuh Basri dan OV terseret arus sungai melawi.

Diperkirakan lebih dari satu kilometer jauhnya dari jembatan.

Sekitar 20 menit situasi menegangkan dua nyawa mengapung di sungai sebelum datang bantuan dari seorang warga bernama Sumaji dengan sampannya.

“Untung ada sampan, jauh juga tuh. Saya nunggu sampan 15-20 menit,” ujarnya.

Basri naik duluan ke atas sampan.

Kemudian menarik tangan korban berdua dengan Sumaji.

OV sudah tak sadarkan diri. Lemas.

Dengan sisa tenaga yang ada, Basri mengangkat tubuh OV agar sadarkan diri.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved