Penyakit Kusta Bukan Penyakit Kutukan, Mari Kenali Tanda dan Gejalanya!

Stigma mengenai penyakit ini telah menjadikan kusta sebagai penyakit yang sulit diberantas keberadaannya

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Obat Paket MDT (Multi Drug Treatment) 

PONTIANAK - Penyakit Kusta (Lepra/Penyakit Hansen) adalah penyakit jangka panjang yang dapat menyerang kulit, sistem saraf tepi, selaput lendir pada saluran pernapasan atas dan mata.

Penyakit ini tidak menyebabkan kematian, melainkan penyakit kronis yang menimbulkan masalah kesehatan masyarakat yang sangat kompleks.

Bukan hanya dari segi medis, tapi dari segi mental, sosial, ekonomi dan budaya penderita, terutama akibat cacat yang ditimbulkan penyakit tersebut.

 Biasanya menyebabkan penderita kusta ditolak dan diabaikan masyarakat.

Stigma mengenai penyakit ini telah menjadikan kusta sebagai penyakit yang sulit diberantas keberadaannya.

Tanda Awal Tahi Lalat Menjadi Kanker Kulit

Hal ini juga karena minimnya informasi yang didapat masyarakat tentang penyakit kusta. Padahal, Kusta bukanlah penyakit kutukan!

Bila dicegah sejak dini, penderita kusta bisa sembuh dan bahkan dapat mencegah terjadinya kecacatan.

Kusta disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae yang menular melalui percikan cairan hidung yang menyebar ke udara ketika penderita bersin dan terhirup oleh orang lain.

Namun perlu diingat, penyakit kusta tidak mudah ditularkan, perlu kontak erat dan lama dengan penderita kusta untuk dapat tertular.

Bakteri ini membutuhkan waktu beberapa bulan hingga puluhan tahun untuk dapat berkembang dalam tubuh manusia.

Obat Paket MDT (Multi Drug Treatment)
Obat Paket MDT (Multi Drug Treatment) 

 Tanda dan gejalanya bisa muncul dalam 3-5 tahun setelah bakteri masuk tubuh penderita.

Tanda awal penyakit ini berupa bercak pada kulit di tubuh (bisa berwarna putih atau merah) yang mati rasa atau baal terhadap panas, dingin, sentuhan, tekanan atupun nyeri dan bila terluka tidak terasa sakit serta adanya kerontokan alis dan bulu mata.

Kasus kusta dapat diketahui dokter dengan pemeriksaan fisik berupa bercak putih/merah pada kulit yang mati rasa serta penebalan saraf.

Perlu dilakukan pemeriksaan kerokan kulit untuk menemukan bakteri penyebab kusta.

Lama pengobatan bergantung pada tipe kusta, bisa memakan waktu 6-12 bulan dan tidak boleh putus berobat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved