Tanda Awal Tahi Lalat Menjadi Kanker Kulit
Sebagian besar tahi lalat jinak semuanya dalam satu warna, seringkali coklat. Memiliki berbagai warna adalah tanda peringatan lain.
PONTIANAK - Kanker kulit adalah kanker paling umum di seluruh dunia dengan melanoma sebagai bentuk paling fatal.
Melanoma meningkat dua kali lipat dalam beberapa dekade terakhir dan meningkat lebih cepat daripada kanker lainnya.
Mengetahui melanoma lebih awal merupakan kunci utama dalam meningkatkan kelangsungan hidup.
Apa perbedaan Tahi Lalat dan Melanoma ?
Nevus adalah istilah medis untuk tahi lalat. Kita dapat lahir dengan adanya tahi lalat atau berkembang kemudian.
• Bank Kalbar Terima Penghargaan di Milad Kedua LTSA P2TKLN
Tahi lalat yang ada saat lahir disebut tahi lalat kongenital. Walaupun, kebanyakan tahi lalat berkembang pada saat anak dan remaja.
Ini disebut sebagai tahi lalat yang didapat. Tahi lalat timbul di kulit biasanya sewarna kulit, coklat atau hitam. Tahi lalat dapat timbul dimanapun di kulit, satu atau berkelompok.
Melanoma adalah bentuk paling berbahaya dari kanker kulit, pertumbuhan ini biasanya disebabkan oleh paparan sinar uv dari matahari
Yang beresiko mengalami melanoma adalah anggota keluarga positif melanoma (≥ 2 anggota keluarga) , memiliki kulit putih, sering terpapar sinar matahari, usia dan jenis kelamin di mana laki-laki lebih banyak.
Cara mengetahui melanoma:
- Asymmetry
Tahi lalat jinak, sebelah kiri, simetris. Jika kita menggaris di bagian tengah, kedua sisi akan sama, ini disebut simetris.
Dan sebaliknya jika kita menggaris tahi lalat di gambar sebelah kanan kedua sisi tidak akan sama, ini disebut asimetris, ini adalah tanda peringatan melanoma.
- Border Irregularity
Tahi lalat jinak memiliki batas halus dan rata, tidak seperti melanoma. Batas-batas melanoma cenderung tidak merata, tepinya mungkin bergerigi atau berlekuk.
Color Variation
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/evolving.jpg)