Tanda Awal Tahi Lalat Menjadi Kanker Kulit

Sebagian besar tahi lalat jinak semuanya dalam satu warna, seringkali coklat. Memiliki berbagai warna adalah tanda peringatan lain.

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Evolving 

PONTIANAK - Kanker kulit adalah kanker paling umum di seluruh dunia dengan melanoma sebagai bentuk paling fatal.

Melanoma meningkat dua kali lipat dalam beberapa dekade terakhir dan meningkat lebih cepat daripada kanker lainnya.

Mengetahui melanoma lebih awal merupakan kunci utama dalam meningkatkan kelangsungan hidup.

Apa perbedaan Tahi Lalat dan Melanoma ?

Nevus adalah istilah medis untuk tahi lalat. Kita dapat lahir dengan adanya tahi lalat atau berkembang kemudian.

Bank Kalbar Terima Penghargaan di Milad Kedua LTSA P2TKLN

Tahi lalat yang ada saat lahir disebut tahi lalat kongenital. Walaupun, kebanyakan tahi lalat berkembang pada saat anak dan remaja.

Ini disebut sebagai tahi lalat yang didapat. Tahi lalat timbul di kulit biasanya sewarna kulit, coklat atau hitam. Tahi lalat dapat timbul dimanapun di kulit, satu atau berkelompok.

Melanoma adalah bentuk paling berbahaya dari kanker kulit, pertumbuhan ini biasanya disebabkan oleh paparan sinar uv dari matahari

Yang beresiko mengalami melanoma adalah anggota keluarga positif melanoma (≥ 2 anggota keluarga) , memiliki kulit putih, sering terpapar sinar matahari, usia dan jenis kelamin di mana laki-laki lebih banyak.

Cara mengetahui melanoma:

  • Asymmetry

  

Asymmetry

Tahi lalat jinak, sebelah kiri, simetris. Jika kita menggaris di bagian tengah, kedua sisi akan sama, ini disebut simetris.

Dan sebaliknya jika kita menggaris tahi lalat di gambar sebelah kanan kedua sisi tidak akan sama, ini disebut asimetris, ini adalah tanda peringatan melanoma.

  • Border Irregularity
Border Irregularity

Tahi lalat jinak memiliki batas halus dan rata, tidak seperti melanoma. Batas-batas melanoma cenderung tidak merata, tepinya mungkin bergerigi atau berlekuk.

 Color Variation

Color Variation
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved