Ustadz Abdul Somad

Sunda Empire dan King of The King Bikin Ustadz Abdul Somad (UAS) Mau Muntah

Sekarang kita bangun perdaban baru. Peradaban di era modern. Tapi peradabannya musti mengakar ke bawah, berpucuk ke atas.

Youtube Ustadz Abdul Somad Official
Ustadz Abdul Somad 

Ustadz Abdul Somad mengatakan, tak ada orang Melayu gila-gila jadi sultan.

Hal itu karena orang Melayu sudah lama jadi sultan.

"Sekarang muncul orang-orang gila, Sunda Empire-lah, King of The King lah. Saya nengok ini mau muntah saya," katanya. 

"Saya kalau jumpa, mau saya antokkan aja kepalanya ke tiang," ungkap UAS.

"Kami yang punya peradaban ini. 70 tahun lalu nenek moyang kami punya peradaban. Sudah kami serahkan semuanya," tegas UAS.

Bukan cuman kekuasaan yang diserahkan.

"Tapi juga 11 juta gulden uang emas diserahkan Sultan Syarif Qamis II, Sultan Siak terakhir kepada insinyur Soekarno untuk perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia," jelasnya.

Ustadz Abdul Somad Sebut Corona Sebagai Tentara Allah, Ungkap Penyebab Muslim Uighur Terselamatkan

Hal itu disampaikan Ustadz Abdul Somad saat kuliah umum di STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, dengan tema Membangun Perdaban Islam di Era 4.0.

Pada kesempatan itu, UAS mengungkapkan, beberapa peradaban tua di dunia.

Satu di antaranya China yang dari Yunnan kemudian turun ke Laos, Kamboja, Vietnam, Thailand hingga ke peradaban Melayu di Sumatera.

UAS mengatakan, dirinya mengawali pembicaraan dengan peradaban dahulu, supaya generasi ini mengerti bahwa kita ini hebat, besar dan kaya.

"Jangan sampai orang mengira nenek moyang kita ini turun dari pokok kayu. Kita bukan keturunan monyet. Kita bangsa hebat, kita bangsa yang besar. Tapi peradaban masa lalu sudah selesai.

Sekarang kita bangun perdaban baru. Peradaban di era modern. Tapi peradabannya musti mengakar ke bawah, berpucuk ke atas.

"Istilah mengakar ke bawah, berpucuk ke atas ini diambil dari Al Quran. Ashluha Tsabitun wa Far'uha fis Sama'," kata UAS mengutip Al Quran Surah Ibrahim ayat 24.

Simak ceramah selengkapnya dalam video berikut ini:

Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved