Predator Anak Pontim

KPPAD Kalbar Angkat Bicara Terkait Kasus Pencabulan Anak di Pontianak Timur

Jadi kami kedepan tinggal mengintensifkan pengawasan melalui koordinasi lintas sektoral,

TRIBUN PONTIANAK/ FERRYANTO
Kapolresta Pontianak Kombespol Komarudin didampingi Kasatreskrim Polresta Pontianak dan Kanit PPA saat memimpin jalannya Konfrensi Pers kasus pencabulan di kota Pontianak, Kamis (20/2/2020) 

PONTIANAK - Sejumlah anak di wilayah Kecamatan Pontianak Timur menjadi korban pencabulan oleh pria berinisial IW (38).

Anggota Polsek Pontianak Timur mengamankan IW berdasarkan laporan dari masyarakat pada senin (17/2/2020), dan setelah menerima laporan tersebut, petugas pun langsung mengamankan IW di kawasan Pontianak Timur pada Senin (17/2/2020) malam, kemudian menyerahkan kan ke unit PPA ,Satreskrim Polresta Pontianak.

Komisioner KPPAD Kalbar, Tumbur Manalu menyampaikan bahwa pihaknya prihatin atas kejadian yang terjadi tersebut, untuk itu pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait atas kejadian pencabulan tersebut.

Ungkap Awal Terkuaknya Pencabulan di Pontianak Timur, Paman Korban Beberkan Fakta Ini

"Kasus ini sudah langsung dilimpahkan dari Polsek Pontianak Timur ke polres unit PPA, dan langsung didampingi oleh Lurah setempat, dan Komisioner KPPAD Sulasti sudah juga koordinasi dengan Polres, untuk saat ini, infonya sudah 3 korban diperiksa, dan masih akan menunggu korban yang lain untuk diperiksa,"ungkap Tumbur Manalu, Kamis (20/2/2020).

Terkait kejadian ini, Tumbur Manalu pun sangat mengapresiasi pihak kelurahan yang bertindak cepat menangani kasus ini dilingkungannya.

"Psikolog dari Himpsi yang di hubungi pihak kelurahan sudah melakukan pendampingan pada sebagian korban, ya memang harus bertahap, jadi penanganan kasus ini sudah berjalan dengan baik, khususnya oleh pihak pihak terkait yaitu kepolisian dan pemerintah kelurahan, yang sudah memberikan respon yang cepat dan tepat," kata Tumbur Manalu.

VIDEO: Paparan Kapolresta Pontianak Terkait Tiga Kasus Asusila

Hal seperti inilah yang diharapkannya harus dibangun bersama dalam rangka penanganan kasus perlindungan anak.

"Jadi kami kedepan tinggal mengintensifkan pengawasan melalui koordinasi lintas sektoral, untuk memastikan pemenuhan hak dan kepentingan terbaik untuk anak," terang Tumbur Manalu.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved