Human Interest Story
Pemuda Dayak Kubu Raya Latih Siswa Basic Life Support, Ajarkan Tolong Korban yang Nyawanya Terancam
Pelatihan dilaksanakan di SMA Katolik Talino Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, Sabtu kemarin.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Didit Widodo
Pemuda Dayak Kubu Raya Latih Siswa Basic Life Support, Ajarkan Tolong Korban yang Nyawanya Terancam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Setiap orang mempunyai hak dan tanggung jawab terhadap keselamatan diri dan masyarakat di sekitarnya.
Oleh karena itu setiap orang berhak mempunyai pemahaman dan ketrampilan tentang dasar-dasar keselamatan mengatasi keadaan gawat darurat agar dapat mengurangi dampak dari suatu insiden dan kecelakaan.
Beranjak dari sinilah, Ikatan Pemuda Dayak Kubu Raya (IPDKR) memberikan pelatihan Basic Life Support (BLS) kepada para siswa kelas XII SMA, yakni latihan dasar bantuan hidup, keselamatan, untuk membantu orang yang sakit.
Pelatihan dilaksanakan di SMA Katolik Talino Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, Sabtu kemarin.
Siswa dan siswi yang mengikuti pelatihan ini pun sangat antusias dan bersemangat.
Mereka mengaku belum pernah menerima materi pelatihan seperti ini sebelumnya.
Karena pelatihan ini juga bertujuan untuk membantu membangun budaya keselamatan awal dan dapat mengimplementasikanya pada kehidupan sehari-hari.
Ketua Umum IPDKR, Teofelus Boni, Amd Kep mengatakan, generasi muda perlu ditanamkan sifat dasar cepat menolong sesama bila menjumpai suatu insiden.
“Pelatihan BLS merupakan usaha yang dilakukan untuk mempertahankan kehidupan saat seorang pasien atau korban mengalami keadaan yang mengancam jiwa,” kata Teofelus, Selasa (11/2/2020).
• HEBOH Lucinta Luna, Manajer Ungkap Fakta Mengejutkan Kondisi Selebgram
• Nikita Willy Dipanggil Wakapolri Sepulang dari Afrika, Endingnya Kabar Bahagia
Pria yang akrab disapa Boni ini merupakan lulusan keperawatan yang telah mengantongi sertifikat.
Bahkan, Boni juga banyak mengajar di beberapa sekolah dan lembaga ternama di Jakarta, diantaranya Kolose Gonzaga, Braight School, Highscope dan Komunitas Srikandi.
"Kali ini materi yang diberikan meliputi teknik menolong orang yang mengalami henti jantung baik pada orang dewasa, anak-anak maupun bayi. Serta cara menangani luka tusuk atau sayat," ujarnya.
Boni menjelaskan bahwa serangan jantung merupakan sebuah kedaruratan medis.
Kondisi ini biasanya terjadi ketika aliran darah yang kaya akan oksigen tiba-tiba tersumbat, sehingga darah tidak mencapai bagian otot jantung.