Datang ke Sintang, Stafsus Mentri KLHK Pesan Cinta Lingkungan Harus Dipupuk dari Budaya

Kedatangan Yuyu dan rombongan KLHK untuk menghadiri kegiatan kunjungan lapangan Kalfor Projek

Datang ke Sintang, Stafsus Mentri KLHK Pesan Cinta Lingkungan Harus Dipupuk dari Budaya
IST/Dok.Beny
Staf Khusus Mentri Bidang Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (KLHK), Yuyu Rahayu 

SINTANG - Staf Khusus Mentri Bidang Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (KLHK), Yuyu Rahayu berkunjung ke Kabupaten Sintang.

Kedatangan Yuyu dan rombongan KLHK untuk menghadiri kegiatan kunjungan lapangan Kalfor Projek (UNDP) ke Betang Ensaid yang berada di Kecamatan Kelam Permai.

Pada kesempatan itu, Yuyu hanya menekankan pentingnya menjaga kawasan hutan dan lingkungan agar dapat mensejahterakan masyarakat yang ada di sekitarnya.

"Kita juga belajar dari perjalanan pembangunan. Ada hal yang terlupakan, kalau bencana itu ulah kita sendiri karena alam sudah tidak seimbang," ujar Yuyu.

Keberadaan masyarakat adat yang tinggal di Ensaid menurut Yuyu merupakan contoh nyata bahwa masyarakat adat sudah lebih dulu menjaga alam dan hutan dengan tradisi dan budayanya. Oleh sebab itu, dia berharap budaya dan kearifan lokal menjaga hutan dan kawasan ini terus dijalankan.

"Ini adalah contoh bagaimana memelihara budaya yang nanti kalau berkembang budaya ini tetap harus dipertahankan dan akan melestarikan kehiduan yang seimbang walaupun pembangunan dan lingkungan merupuakan elemen tidak bisa ditinggalkan," beber Yuyu.

Menurut Yuyu untuk membuat karakter masyarakat yang cinta lingkungan harus dipupuk dari budayanya. Sebab, kemajuan seseorang tidak dinilai dari sejahtera, tetapi dinilai dari budayanya.

Sekda Sanggau Buka Workshop Pengukuran Kinerja PNS Dilingkungan Pemkab Sanggau

"Inilah contoh bagaimana memelihara budaya yang nantinya akan berkembang dan berdampak positif bagi kelestarian lingkungan, diimbangi dengan pola keseimbangan antara kelestarian dan kehidupan, dengan demikian penting kiranya menjaga karakter masyarakat yang mencintai tanah lingkungan dan hutannya," tambah Yuyu.

Selain itu, Yuyu juga menejelaskan kenapa hutan yang berada di luar kawasan hutan tetap dijaga, karena ada program-program kehutanan seperti hutan sosial, hutan agrarian, hutan pemberdayaan masyarakat di dalam kawasan, tetapi diluar kawasan perlu ada juga hutan dan lingkungan yang perlu dipertahankan.

"Karena kita hidup tidak terlepas dari lingkungan, untuk itu diharapkan masyarakat agar melek terhadap pelestarian lingkungan disekitar kita," Yuyu.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved