Cap Go Meh
KISAH 7 Tatung Bersaudara di Klenteng Tho Fab Kiung Singkawang, Titisan Empat Dewa dan Tiga Dewi
Keluarga tatung ini kesehariannya berada di Klenteng Tho Fab Kiung yang terletak di Jalan P Belitung, Kelurahan Pasiran.
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Rizky Zulham
Seperti mimpi dibawa ke sebuah pekong, dan ditunjukan gaunnya.
Namun ia tak menceritakan mimpi-mimpinya itu kepada sang ayah, karena takut dikira stres.
Hingga akhirnya sang ayah pun mengetahui dan memintanya jangan takut.
"Kalau ini yang baik dan mungkin sudah saatnya. Yang penting niatnya baik, dan buat kamu juga baik," ungkapnya mengulang perkataan sang ayah.
Mendengar hal itu ia pun akhirnya mencoba menjalani takdirnya menjadi Tatung.
Menurut penuturannya, ia dirasuki oleh Dewi Naga Laut atau Hoi Liung Nyiong Nyiong.
Nah Susan yang tinggal dan bekerja di Singapura, menceritakan pengalamannya setelah menjadi Tatung. Menurutnya, menjadi Tatung membawa kehidupannya menjadi lebih baik.
Seperti ingin melakukan hal yang tidak baik, mau disengaja ataupun tidak, pasti akan banyak halangannya.
Ia mengisahkan ketika di Singapura, ia kerap diajak teman-temannya keluar bersama untuk menikmati hiburan malam, setelah penat bekerja.
Namun tanpa disengaja, setiap kali ingin pergi, ia selalu mengantuk dan akhirnya tertidur.
Kejadian itu selalu berulang hingga akhirnya ia tak pernah lagi menginjakkan kaki ke tempat hiburan malam.
"Setelah menjadi Tatung, ya kejadiannya bukan sekali dua kali, tapi setiap mau pergi pasti mengantuk dan tertidur," curhatnya.
Hal ini dibenarkan oleh adiknya, yakni Su Sian.
Ia juga mengalami hal yang sama.
"Setiap kali mau pergi ke tempat yang tidak baik, pasti tertidur. Tidak tau mengapa," ungkap wanita berambut lurus itu.
Menurut mereka, tidak menutup kemungkinan bisa membantu mengobati orang lain jika mereka terus belajar dan mengasah kemampuannya.
Dan hingga saat ini, mereka terus belajar untuk menjadi lebih baik. (*)