Satu Lagi Hewan Terancam Punah Akibat Gemerlap Polusi Cahaya, Kerusakan Habitat dan Pestisida

Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Bioscience, "membunyikan bel peringatan" atas masa depan.............

Kristen Luce/National Geographic Creative
Kunang-kunang beterbangan di hutan di Santa Clara Sanctuary in Mexico. 

Studi terbaru menunjukkan populasi kunang-kunang di dunia sedang mengalami ancaman kepunahan.

Kerusakan habitat, penggunaan pestisida dan cahaya buatan, menjadi tiga ancaman serius bagi hewan dengan nama latih Lampyridae ini.

Sekelompok tim peneliti yang dipimpin oleh Profesor Sara Lewis dari Tufts University, bersama dengan organisasi International Union for the Conservation of Nature, melakukan studi terhadap kelangsungan hidup spesies kunang-kunang. 

Studi mereka lakukan untuk lebih memahami bahaya apa saja yang menghantui kunang-kunang,

Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Bioscience, "membunyikan bel peringatan" atas masa depan serangga, menyoroti ancaman khusus dan kerentanan berbagai spesies berbeda di seluruh wilayah geografis. 

Jamur Ini Punya Banyak Manfaat untuk Tubuh Termasuk Melawan Obesitas dan Jaga Kesehatan Otak

Menurut para ahli kunang-kunang, kehilangan habitat menjadi krisis yang paling mengancam keberlangsungan hidup kunang-kunang di sebagian besar wilayah Bumi diikuti oleh polusi cahaya dan penggunaan pestisida

"Banyak populasi satwa liar menurun akibat menyusutnya habitat mereka. Tidak heran jika rusaknya habitat menjadi ancaman terbesar," kata Profesor Lewis. 

"Kunang-kunang menjadi yang paling terdampak karena mereka perlu kondisi khusus untuk melengkapi siklus kehidupannya," imbuhnya. 

Penurunan drastis tercatat pada spesies ini setelah habitat mangrove mereka dirusak untuk dibuat perkebunan sawit dan peternakan akuakultur. 

Di seluruh dunia, polusi cahaya dianggap sebagai ancaman kedua bagi kunang-kunang.

Halaman
12
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved