Durian Desa Pawis Andalan Landak Berlaga di Kontes Buah Lokal
kontes durian dan bursa buah lokal ini merupakan salah satu giat yang seharusnya harus di ikuti oleh seluruh daerah yang ada di Kalimantan Barat
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Nina Soraya
Kabupaten Landak memiliki duriang unggulan. Durian asal Desa Pawis Kecamatan Jelimpo memiliki tekstur daging buahnya berwarna orange, kering tidak becek, daging buahnya cukup tebal.
Tak hanya itu, daya tahan simpan tidak mudah pecah, aroma buah enak dan tekstur buah tidak banyak serat.
Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) mengikutikan durian tersebut ke dalam kontes durian dan bursa buah lokal yang diselenggarakan oleh Kabupaten Sanggau pada Sabtu (8/2/2020).
• SEDANG LIVE, Link Streaming Osasuna vs Real Madrid - Zidane Pasang Bale & Banzema, LIVE beIN Sports
• Jelang Tes CPNS Kubu Raya, Muda Mahendrawan Himbau Peserta Patuhi Tata Tertib
Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP), Sahbirin, yang didampingi oleh Kepala Bidang Tanaman Hortikultura (TPH) beserta Kepala Seksi Bidang TPH menjelaskan bahwa Ada 142 peserta dari berbagai daerah yang mengikuti lomba.
Kabupaten Landak sendiri baru pertama kalinya untuk mengikuti lomba kontes durian dan bursa buah lokal.
Pemerintah kabupaten Landak yang diwakili oleh DPPKP meraih juara harapan 1.
Kepala DPPKP mengatakan bahwa mengikuti lomba kontes durian dan bursa buah lokal ini merupakan salah satu giat yang seharusnya harus diikuti oleh seluruh daerah yang ada di Kalimantan Barat ini.
"Dengan mengikuti kontes durian dan bursa buah lokal ini secara tidak langsung kita mengenalkan pontensi buah durian atau buah lokal lainya kepada seluruh kalangan masyarakat," ujar Sahbirin.
Durian lokal dari Desa Pawis Kecamatan Jelimpo yang mewakili buah durian Kabupaten Landak hanya mampu meraih Juara Harapan 1.
Meskipun demikian, sambung Sahbirin,sudah bersyukur bahwa buah durian lokal yang dilombakan mampu menyingkirkan ratusan peserta lainnya.
"Harapan ke depannya Kabupaten Landak merupakan salah satu Kabupaten penghasil Durian terbesar dan berkualitas dan bisa meningkatkan predikat dengan menampilkan durian-durian unggul," tukas Sahbirin.
Sebelumnya, DPPKP bersama tim Unit pengawasan sertifikasi benih Dinas pertanian Provinsi Kalimantan Barat telah melakukan observasi, inventarisasi, karakterisasi dan penetapan pohon induk durian lokal, di Desa Pawis, Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak pada Minggu (2/2/2020).
Kegiatan ini bertujuan untuk mempertahankan keberadaan plasma nutfah durian lokal di Kabupaten Landak, karena Plasma nutfah tanaman durian yang sangat kaya dan beragam.
Selain itu, plasma nutfah merupakan kekayaan masyarakat yang perlu di lestarikan secara optimal.
Pengawas benih tanaman (UPTPSB Provinsi Kalbar) Kabupaten Landak Benhard Samosir menyampaikan bahwa ada satu varietas durian unggul yang akan di Observasi, inventarisasi, karakterisasi dan penetapan pohon induk durian lokal.
"Durian unggul lokal tembaga bumok yang akan di identifikasi terlebih dahulu dari pada jenis durian lokal lainya, dimana daging buahnya berwarna orange, kering tidak becek, daging buah cukup tebal, daya tahan simpan tidak mudah pecah, aroma buah enak dan tekstur buah tidak banyak serat," ujar Benhard
• Pawai Naga Bersinar Semarak, Edi Kamtono: Ini Wujud Keberagaman
• Tak Biasa, Pisang Salimin Berbuah 1000 dan Menyentuh Tanah, Hingga Menjadi Tujuan Warga Berswafoto
Ia juga mengatakan bahwa observasi tahap awal yang dilakukan bersama tim yang nantinya akan didaftarkan ke kantor pusat perlindungan varietas tanaman dan perizinan pertanian Jakarta.
"Sehingga jika durian lokal ini sudah teridentifikasi dan nantinya untuk dikembangkan menghasilkan varietas turunan esensial yang bahan dasarnya varietas lokal," kata Benhard.
Kepala Desa Pawis Laong mengatakan banyak jenis durian lokal yang cukup tebal isinya, khususnya di Desa Pawis sehingga nantinya bisa menjadi unggulan Desa Pawis dan bisa diidentifikasi.
Setelah itu akan dicoba untuk perbanyakan bibit.
Sebagai langkah awal dengan menanan tanaman durian unggul lokal di tingkat petani sehingga tidak lagi jauh-jauh untuk mencari buah durian harapannya bisa menjadi kebun koleksi durian unggul lokal yang ada didesa.
"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Landak yang telah bersedia untuk melakukan observasi karakterissasi durian lokal khususnya durian tembaga bumok yang ada di Desa Pawis ini," beber Laong.
Beri Dukungan
Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa mengapresiasi dan mendukung langkah DPPKP yang telah mengikutsertakan buah durian lokal asal Kabupaten Landak dalam kontes durian dan bursa buah lokal di Sanggau.
"Saya sangat mengapresiasi dan mendukung Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) yang menyempatkan diri untuk ikut kontes durian dan bursa buah lokal di Sanggau dan meraih juara harapan 1,” ujarnya.
Meskipun masih belum meraih yang terbaik, lanjut Karolin, juara harapan 1 itu sudah merupakan prestasi yang luar biasa.
Bahkan ke depanya jika masih ada kontes seperti ini, maka Landak harus selalu untuk ikut serta dalam mempromosikan buah-buahan lokal asal Kabupaten Landak.
“Baik itu buah durian atau buah lainya, dan yang terpenting peningkatan bibit unggul durian lokal harus terus dilakukan," katanya.