Diduga Mabuk Saat Berkendara, Maroli Alami Laka Tunggal di Jalan Raya Tebelian

Maroli menunggangi motor RX King melaju di jalan Sintang-Nanga Pinoh, tepatnya di Dusun Tengadak.

Diduga Mabuk Saat Berkendara, Maroli Alami Laka Tunggal di Jalan Raya Tebelian
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Polres Sintang
Laka tunggal: Diduga berkendara dalam keadaan mabuk, Maroli, warga Desa Laman Raya, Kecamatan Sungai Tebelian, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Sintang-Nanga Pinoh, Sabtu sore kemarin. Pria berusia 35 tahun itu selamat. Saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Ade M Djoen. 

SINTANG -  Diduga berkendara dalam keadaan mabuk, Maroli, warga Desa Laman Raya, Kecamatan Sungai Tebelian, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Sintang-Nanga Pinoh, Sabtu sore kemarin.

Pria berusia 35 tahun itu selamat. Saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Ade M Djoen.

Lakalantas tunggal itu terjadi pada Sabtu (8/2) kemarin, sekira pukul 16.30 WIB.

Maroli menunggangi motor RX King melaju di jalan Sintang-Nanga Pinoh, tepatnya di Dusun Tengadak.

Entah bagaimana ceritanya, Maroli hilang kesadaran dan mengalami kecelakaan tunggal.

Jasa Raharja Kalbar Survei Santunan Kematian Korban Laka yang Hendak Ikut Tes CPNS

Motor yang dikendarainya nyungsep ke semak belukar. Maruli terkapar tak sadarkan diri.

Anggota Polsek Sungai Tebelian yang menerima informasi bergegas menuju lokasi kejadian dengan mobil ambulance untuk melakukan pertolongan pertama terhadap korban.

"Sesampainya di TKP korban atas nama Maroli sudah mendapat pertolongan dari warga sekitar dan dalam keadaan tidak sadarkan diri," kata Kapolres Sintang, AKPB Adhe Hariadi melalui Paur Subbag Humas, Ipda Baryono, Minggu (9/2).

Korban yang tak sadarkan diri lalu dibawa ke RSUD Ade M Djoen menggunakan mobul ambulance oleh anggota piket Polsek Sungai Tebelian.

Menurut keterangan istri Maroli, sebelum berkendara, korban sempat menenggak minuman keras (arak). "Sekitar jam 13.00 wib korban pergi mengendarai sepeda motor dalam kondisi mabuk," ujar Baryono.

Istri Maroli, sempat membuntuti suaminya itu, karena khawatir terjadi sesuatu di jalan karena suaminya berkendara dalam keadaan mabuk. Akan tetapi, di tengah perjalanan, istri korban kehilangan jejak.

"Istri korban mengikuti dari belakang karena khawatir terhadap korban, namun ternyata istri korban kehilangan jejaknya. Sekitar jam 16.00 istri korban diberi tahu oleh warga sekitar bahwa korban kecelakaan jatuh pada saat mengendarai sepeda motor di duga karena mengendarai sepeda motor dalam kondisi mabuk," beber Baryono. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved