Cap Go Meh
DETIK-DETIK Anak Medan Kesurupan Saat Tatung Ritual Cuci Jalan di Cap Go Meh Singkawang 2020
Mike, Anak Medan berperawakan keturunan Tionghoa ini tiba-tiba saja melompat-lompat dan menghentak-hentakkan kakinya.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Marlen Sitinjak
Pengunjung yang berada di sekitar sontak kaget dan menghindar memberi ruang dengan mulut yang tak berani berucap.
Baru setelah ia sadar beberapa pengunjung saling berbincang mengatakan ada roh yang masuk.
Mike lalu dipapah dan diberikan air minum saat sadar.
Nafasnya begitu cepat seperti orang yang baru saja melakukan olahraga lari.
Sambil memegang kening ia mencoba mengembalikan kesadaran.
TKW Brunei Darussalam Kepincut Atraksi Tatung Singkawang
Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja di Brunei Darussalam, Michel (44) kepincut pesona atraksi yang dilakukan Tatung saat melakukan tradisi ritual cuci jalan di Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Jalan Sejahtera, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Jumat (7/2/2020).
"Seru, tradisional banget, ramai banget," katanya.
Perayaan Cap Go Meh menjadi momen yang ditunggu-tunggu Amoi asal Kota Singkawang ini. Apalagi ia hanya pulang sekali dalam dua tahun selama 15 tahun menjadi TKW.
Rasa bangga akan kebudayaan yang dipelihara dengan sikap saling menghormati dan kerukunan umat beragamanya begitu terasa kala ia pulang ke kampung halaman.
Michel berharap kebudayaan ini terus dikembangkan dan dilestarikan hingga ke generasi-generasi. "Bagus kalau kayak gini dilestarikan sampai generasi berikutnya," harapnya. (*)
Link YouTube Anak Medan kesurupan via link YouTube Tribun Pontianak: