DPRD Berharap Pemerintah Lebih Serius Perhatikan Nasib Petani Karet Kapuas Hulu

Menurutnya, untuk memperjuangkan nasib petani karet harusnya ada sinergisitas antar pemerintah pusat, dan daerah.

RIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Petani karet dari Kelompok Usaha Bersama Ngkiyung Bersatu Desa Mentawit menunjukkan penyadapan karet yang benar dan ditampung menggunakan wadah bambu, di Desa Mentawit, Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Rabu (19/6/2019) sore. T 

Pemerintah, lanjutnya, melakukan terobosan terhadap hal ini karena sangat penting untuk petani karet, dan tinggal memperbaiki harga.

Satu diantara cara memperbaiki harga, ungkap dia, adalah memastikan karet digunakan untuk berbagai produk yang digunakan secara massal.

"Di India karet ada banyak kegunaan, dipakai untuk mebel segala macam, dan hal ini harus dilakukan agar tidak hanya jual keluar namun juga menjadi kebutuhan disini," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan dikomisi IV mendorong perencanaan lebih bagus daripada sebelumnya, dan berharap riset bisa ditingkat.

"Kita melihat bahwa sesuai dengan yang disampaikan jika data sangat lemah, ketika data lemah maka perencanaan lemah. Data dari OPD juga lemah. Data yang baik adalah kita melakukan riset," katanya.

Walaupun memang Bappeda sudah mempunyai pusat data, ungkap dia.

Namun harus dicek lagi apakah benar bisa menjadi pusat data dan terkonsolidasi dengan baik, by sistem, dan berdasarkan itu akan bisa dibuat perencanaan. (*) 

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved