OBAT Virus Corona, Ahli Kesehatan China Anjurkan Kombinasi Obat HIV & Flu Ini untuk Hambat 2019-nCoV

Kabar baiknya, di antara puluhan ribu pasien positif penderita 2019-nCoV itu, tercatat 911 orang di antaranya dinyatakan telah sembuh.

Editor: Ishak
Shutterstock
OBAT Virus Corona, Ahli Kesehatan China Anjurkan Kombinasi Obat HIV dan Flu Demi Hambat 2019-nCoV / Ilustrasi Virus Corona 

VIRUS Corona terus menjadi 'teror' menakutkan, di mana penyebarannya saat ini diketahui kian masif. 

Hingga Rabu (05/02/2020), penyebaran virus yang juga dinamai 2019 Novel Coronavirus atau 2019-nCoV itu dilaporkan telah meningkat ke 24.539 kasus. 

Sementara korban meninggal dunia dalam laporan resmi saat ini tercatat menjadi 492.

Kabar baiknya, di antara puluhan ribu pasien positif penderita 2019-nCoV itu, tercatat 911 orang di antaranya dinyatakan telah sembuh. 

Para ahli kesehatan asal China memang tengah berperang untuk menanggulangi penyebaran virus corona ke seluruh China.

Bahkan juga dunia. 

VIRUS Corona Meluas, Bandara Soekarno-Hatta Resmi Tutup Penerbangan Rute China | 143 Penerbangan

Dikutip dari Tribunnews.com yang melansirnya dari South China Morning Post, pejabat kesehatan China mengatakan pada hari Selasa lalu menetapkan langkah baru dalam penanganan virus Corona.

Prioritas sekarang adalah mencegah pasien yang memiliki gejala ringan coronavius menjadi sakit kritis.

Wakil Direktur Biro Administrasi Medis Komisi Kesehatan Nasional China (NHC), Jiao Yahui mengatakan, tingkat kematian akibat virus corona adalah 2,1 persen.

Sebagian besar kasus tersebut berada di Provinsi Hubei dan Ibu Kotanya, Wuhan.

"Mengenai situasi di Provinsi Hubei, NHC telah mengeluarkan arahan tentang memberikan pengobatan kepada pasien yang sakit parah," ujar Jiao Yahui.

"Mewajibkan pihak berwenang Hubei untuk segara meningkatkan kapasitas untuk menangani pasien yang sakit kritis dan melakukan yang terbaik untuk menyembuhkan pasien dan menurunkan angka kematian," lanjutnya. 

Isu Liar Virus Corona dan Cap Go Meh, Wali Kota Tjhai Chui Mie Sisir Hotel Singkawang! Ini Hasilnya

Sementara itu, Ahli Epidemiologi Li Lanjuan mengatakan, tes pendahuluan telah menunjukkan dua obat antiretroviral, yang bisa jadi alternatif sementara untuk obat virus Corona. 

Keduanya yakni Arbidol dan Darunavir, yang diyakini dapat secara efektif menghambat replikasi jenis baru.

Obat Arbidol umumnya tersedia sebagai Umifenovir, adalah antivirus kuat yang digunakan untuk mengobati dan mencegah influenza.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved