Selain Tak Miliki Akses Jalan dan Jembatan Memadai, Desa Sebabas Juga Tak Dialiri Listrik

Diketahui Desa Sebabas, terdiri dari 6 dusun, yang masing-masing dusunnya diperkirakan memiliki 50-60 Kepala Keluarga.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK/Marpina Sindika Wulandari
Kondisi jembatan darurat yang digunakan masyarakat Desa Sebabas, Kecamatan Nanga Mahap Kabupaten Sekadau, Selasa(4/2/2020) 

SEKADAU - Tak pernah tersentuh listrik, warga Desa Sebabas ingin bebas dari kegelapan.

Warga Desa Sebabas, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau tampaknya mengalami banyak kesulitan dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari

Setelah dihadapkan dengan infrastruktur jalan yang tidak memadai, dan jembatan yang rusak terdampak banjir bandang pada Desember 2019 lalu.

Desa Sebabas juga hingga saat ini belum mendapatkan pasokan listrik.

Berdiri Sejak Tahun 1960-an, Rumah Betang di Desa Sebabas Kini Tak Terawat dan Perlahan Dirobohkan

Sehingga untuk memenuhi kebutuhan pasokan listrik setiap harinya, warga bergantung pada mesin genset yang dimiliki.

Kades Sebabas, Kornelius Ako menyebut untuk mesin genset, nyatanya hanya dapat berfungsi selama 3-4 jam perhari, dengan membutuhkan bahan bakar seperti bensin ataupun solar 2-3 liter.

"Untuk harga di kampung, itu BBM bisa mencapai Rp. 11.000 perliter. Sedangkan dalam satu malam genset hidup 3-4 jam dengan menghabiskan minimal 3 liter perhari," jelas Kepala Desa Sebabas Kornelius Ako, Selasa (4/2/2020).

Jika diakumulasikan maka dalam satu bulan, satu rumah memerlukan biaya hingga Rp. 900.000,- untuk membeli BBM, agar dapat memenuhi kebutuhan pasokan listrik.

Tentu dengan nominal tersebut tidak semua warga mampu, terlebih jika mesin genset yang dimiliki rusak.

Maka akan mengeluarkan biaya yang lebih besar.

"Sebenarnya warga kami tidak semuanya mampu untuk menggunakan genset, tapi karena sudah kebutuhan yang tidak dapat dipungkiri maka mampu tidak mampu, wajib mengeluarkan biaya sebesar itu untuk memenuhi kebutuhan listrik setiap hari," ungkap Ako.

Kades Sebabas menambahkan pihaknya akan terus berupaya agar listrik dapat masuk ke Desanya.

Sehingga dengan adanya listrik, perekonomian masyarakat juga diharapkan dapat meningkatkan.

Diketahui Desa Sebabas, terdiri dari 6 dusun, yang masing-masing dusunnya diperkirakan memiliki 50-60 Kepala Keluarga.

Sementara untuk kondisi Jembatan yang rusak akibat banjir bandang, Kades Sebabas mengharapkan agar dapat segera dibangun dengan jembatan permanen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved