Pemadam Kebakaran Siaga Singkawang Minta Masyarakat Tak Tonton dan Halangi Jalan saat Ada Kebakaran
Ia juga meminta masyarakat tidak menginjak atau melindas dengan kendaraan peralatan pemadam kebakaran seperti selang.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Madrosid
SINGKAWANG - Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) Siaga Kota Singkawang meminta masyarakat mendukung proses pemadaman yang dilakukan petugas saat kebakaran terjadi.
Begitu anggota BPKS datang, masyarakat bisa segera menunjukkan lokasi sumber air. Kemudian masyarakat tidak menonton di sekitar lokasi kebakaran karena lalu lalang kendaraan itu sangat tinggi dan intens supaya tidak terjadi kecelakaan.
"Kalau mau membantu silakan, tapi jangan menonton, menonton janganlah menghalangi jalan," kata Humas BPKS Siaga, Welly Brodus Selasa (4/2/2020).
Ia juga meminta masyarakat tidak menginjak atau melindas dengan kendaraan peralatan pemadam kebakaran seperti selang.
Harga satu selang tidak lah murah, mencapai Rp 4 juta. Bahkan selang dengan panjang 30 meter mencapai Rp 7 juta. "Kalau diinjak atau dilindas dan akhirnya pecah, siapa nombok?," tuturnya.
• 7 Petugas Pemadam Kebakaran Dilarikan ke RS Kharitas Bakti
Willy berharap adanya sumbangan atau hibah alat-alat yang dapat menunjang kerja pemadam kebakaran bagi BPKS di Kota Singkawang.
Sebagai contoh masker, sepatu, sarung tangan, dan kalai bisa pakaian anti api itu lebih bagus karena petugas kerjanya di rumah yang terbakar dan harus masuk ke dalam.
"Ini penting agar jangan sampai kejadian ada korban jiwa kita harus cepat karna kita berhadapan dengan api, itu yang utama," harap Willy.
Jadwal Cap Go Meh Pontianak 2020:
2 Februari 2020
Pembukaan Festival Cap Go Meh Kota Pontianak 2020 yang dipusatkan di Jalan Diponegoro.
* Agenda dibuka pada pukul 14.30 WIB.
* Lomba Fashion Show
* Lomba Dance K-Pop
Pelaksanaan Festival Cap Go Meh di Jalan Diponegoro berlangsung hingga 8 Februari dengan waktu operasional mulai pukul 15.00 WIB sampai 23.00 WIB.