Tangkal Virus Corona

Menetes Air Mata, Ibu Hamil Positif Corona Rela Operasi Lebih Cepat Demi Bayinya! Sang Ibu Melemah

Menyaksikan, kondisi Xiaoyang yang semakin melemah karena virus corona, dokter pun memutuskan untuk segera menyelamatkan bayinya.

Editor: Marlen Sitinjak
Tangkap layar Twitter/@globaltimesnews
Kondisi bayi Xiaoyan yang dilahirkan saat sang ibu terinfeksi virus Corona. Menetes Air Mata, Ibu Hamil Positif Corona Rela Operasi Lebih Cepat Demi Bayinya! Sang Ibu Melemah. 

Menetes Air Mata, Ibu Hamil Positif Corona Rela Operasi Lebih Cepat Demi Bayinya! Sang Ibu Melemah

CORONA - Korban yang terus berjatuhan akibat terpapar virus corona memicu ketakutan, duka dan kesedihan bagi semua orang di bumi ini.  

Kejadian menyedihkan terjadi di kota asal penyakit tersebut, Wuhan China.

Seorang ibu yang baru saja melahirkan anaknya tidak diperbolehkan untuk memeluk dan menggendong.

Namanya Xiaoyan (27) yang merupakan penduduk asli Kota Wuhan, China harus menerima kenyataan dirinya terinfeksi virus corona.

BREAKING NEWS - Pasien di Pontianak Dimasukkan ke Ruang Isolasi, Terpapar Virus Corona?

Namun, Xiaoyan berbeda dengan pasien virus corona lainnya karena dirinya terjangkit virus ketika tengah hamil besar.

Virus corona yang ada di tubuhnya sangat membuatnya khawatir akan keadaan bayi pertama yang dikandungnya.

Menyaksikan, kondisi Xiaoyang yang semakin melemah karena virus corona, dokter pun memutuskan untuk segera menyelamatkan bayinya.

Di usia kehamilan Xiaoyang yang sudah menginjak 37 minggu, ia pun melakukan operasi caesar.

Detik-detik bayi dilahirkan di tengah ancaman virus corona.
Detik-detik bayi dilahirkan di tengah ancaman virus corona. (Twitter)

Detik-detik kelahiran buah hatinya pun menjadi viral setelah dibagikan akun Twitter @globaltimesnews.

Tampak dalam video singkat tersebut, tim dokter yang membantu kelahiran Xiaoyang mengenakan pakaian tertutup lengkap dengan toggle dan sarung tangan, serta masker.

Melansir Channel News Asia, saat operasi berlangsung, dokter yang mengoperasi Xiaoyan sempat mengaku kesulitan karena baju pelindung yang ia kenakan.

Terlebih selama proses operasi berlangsung, Xiaoyan mengalami demam tinggi dan terus menerus batuk.

Kendati demikian, bayi Xiaoyan berhasil dikeluarkan dari kandungan sang ibu dengan selamat setelah melewati satu jam operasi.

Dalam video cuitan akun @globaltimesnews, dengan suara lantang, bayi Xiaoyan menangis kencang saat dikeluarkan dari plasenta sang ibu.

Namun seolah tak mau mengambil resiko yang tak diinginkan, tim dokter yang mengoperasi Xiaoyan langsung bergerak cepat.

Belum sempat sang ibu melihatnya, sang bayi yang dinanti-nantikan kehadirannya itu langsung dilarikan keluar ruangan oleh perawat.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved