Temuan Mayat Bengkayang
Tak Kunjung Ada Informasi Keluarga, Mayat Tanpa Identitas di Seluas Bengkayang Akhirnya Dimakamkan
Ia mengatakan, dilakukannya pemakaman terhadap korban dikarenakan RSUD Bengkayang belum memiliki sarana Frezer mayat.
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Maudy Asri Gita Utami
BENGKAYANG - Mayat tanpa identitas yang ditemukan tanpa busana dan mengeluarkan busa di rumah warga di Dusun Sisipan, Desa Sentangau Jaya, Kecamatan Selu, Kabupaten Bengkayang akhirnya dimakamkan.
Korban dimakamkan di Pemakaman Al Firdaus Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang, Minggu (2/2/2020) kemarin.
Pemakaman mayat tanpa identitas tersebut dihadiri oleh pihak Kepolisian, Dinas Sosial Kabupaten Bengkayang, Ketua RT 3/RW 2 dan tokoh agama setempat.
Pada kesempatan itu, Kapolres Bengkayang melalui Plt. Kapolsek Seluas Ipda Dwiyanto Bhanu Susil mengatakan bahwa dalam 1X24 Jam setelah penemuan mayat.
• BREAKING NEWS: Mayat Tanpa Busana dan Mulut Berbusa Tergeletak di Teras Rumah Warga
Tidak ada masyarakat ataupun keluarga yang mengambil atau mengakui sebagai kerabatnya.
“Kita sudah lakukan publikasi baik di Media cetak, Media Online maupun Media Sosial, tapi tidak ada pihak keluarga yang mengakui sebagai kerabatnya," ujarnya, dirilis kepada Tribunpontianak.co.id, Senin (3/2/2020).
Ia mengatakan, dilakukannya pemakaman terhadap korban dikarenakan RSUD Bengkayang belum memiliki sarana Frezer mayat dan tidak memiliki formalin untuk mengawetkan mayat.
“Setelah melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit dikhawatirkan mayat akan membusuk dan mengeluarkan bau," tambahnya.
Sebelumya, Sebagaimana diketahui jasad laki-laki tanpa identitas tersebut ditemukan oleh pemilik rumah yakni Mahmud Nyowah sekira pukul 06.30 wib pada Sabtu (1/2/2020) saat ia hendak keluar rumah.
Pada saat ditemukan, mayat sudah terbaring di teras rumahnya dalam kondisi sekarat dengan mulut berbusa, buang air besar dan tidak menggunakan pakaian.
Ciri-ciri Korban
Mayat pria yang ditemukan di teras rumah warga di Dusun Segorong RT 01/ RW 01 Desa Seluas, Kecamatan Seluas, Sabtu (1/2/20) hingga kini belum diketahui identitasnya.
Saat ini, mayat tersebut masih berada di ruang jenazah RSUD Bengkayang.
Untuk itu, pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk berkoordinasi jika merasa kehilangan anggota keluarganya.

Jasad laki-laki tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah yakni Mahmud Nyowah sekira pukul 06.30 WIB.
Saat itu, pemilik hendak keluar rumah dan melihat mayat sudah terbaring di teras rumahnya dengan kondisi kritis mulut berbusa, buang air besar dan tidak menggunakan pakaian.
Plt. Kapolsek Seluas, Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo, membenarkan adanya temuan mayat laki-laki tanpa identitas tersebut.
Karena itu, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan Indentifikasi Mayat.
"Saksi membersihkan kotoran dan memasangkan celana bekas kepada korban sekira pukul 07.10 WIB korban sudah tidak bernyawa/ meninggal kemudian langsung menghubungi Pihak Polsek Seluas, Ketua RT dan Kades," ucap Plt. Kapolsek Seluas Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo.
"Kita sudah lakukan olah TKP dan indentifikasi selanjutnya jenazah dibawa ke Puskesmas Kecamatan Seluas untuk dilakukan Visum Et Repertum (VET)," tambahnya.
Ipda Dwi Bhanu menambahkan bahwa dari hasil Visum et Revertum yang dilakukan Dokter Puskesmas Kecamatan Seluas bahwa di tubuh Mayat tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Sehingga Dokter Puskesmas menyimpulkan bahwa mayat meninggal secara wajar atau menderita penyakit tertentu.
"Hasil koordinasi dengan masyarakat dan pihak terkait bahwa tidak ada warga yang mengenali mayat ataupun warga yang mengaku sebagai keluarganya," jelasnya
"Sehingga dapat disimpulkan bahwa mayat tersebut bukan merupakan orang setempat yang tinggal di Kecamatan Seluas," imbuhnya.
Ciri-ciri korban umur sekira 35-40 tahun, tinggi badan 160-165 cm, berat badan sekira 50-55 kg, perawakan kurus, rambut hitam lurus dan tidak menggunakan busana dengan mulut keluar busa.
Saat ini mayat berada di ruang jenazah RSUD Bengkayang, Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo menginformasikan kepada seluruh masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya untuk dapat melapor ke kantor kepolisian terdekat. (*)
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak